Syarat Koalisi Perubahan Maju Pilpres 2024 Terpenuhi, Kenapa Ajak Golkar?

Jum'at, 10 Februari 2023 - 09:36 WIB
loading...
Syarat Koalisi Perubahan...
Bakal capres Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Wakil Ketua Majelis Syura PKS Sohibul Iman, dan Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (2/2/2023). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Nasdem menjajaki sebuah koalisi untuk Pilpres 2024. Koalisi Perubahan ini mengusung Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres).

Ketiga partai politik (parpol) tersebut sudah memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. Bahkan, angkanya sudah melebihi.

Diketahui, Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyatakan bahwa pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Baca juga: PKS Ajak Golkar Gabung Koalisi Perubahan lewat Pantun



“Sudah lebih. Tiga partai ini untuk jumlah kursinya di DPR sebesar 28%, sementara syarat pencalonan sesuai presidential threshold hanya sebesar 20%,” kata Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani kepada SINDOnews, Jumat (10/2/2023).

“Nasdem 10,2% atau 59 kursi, Demokrat 9,4% setara dengan 54 kursi, dan PKS 8,7% atau 50 kursi. Total 163 kursi atau 28,3%,” sambung Kamhar.

Lalu, kenapa Koalisi Perubahan melalui PKS mengajak Partai Golkar untuk bergabung?

Kamhar menuturkan, silaturahmi dan komunikasi politik lintas partai adalah sesuatu yang wajar, bahkan menjadi keniscayaan pada sistem politik multi partai. “Koalisi Perubahan pun bersifat terbuka bagi parpol lain sepanjang menambah kekuatan dan saling menguatkan, bukan melemahkan,” ujar Kamhar.

Baca: Persiapan Deklarasi Koalisi Perubahan, Demokrat: Sudah Tak Ada Perdebatan

Dia mengatakan, belajar dari pengalaman, dalam perjalanannya rekonfigurasi koalisi senantiasa terjadi apalagi jika pilpres sampai dua putaran. “Bahkan satu putaran pun juga terjadi rekonfigurasi koalisi pascapemilu. Yang sudah-sudah seperti itu, karenanya menjaga silaturahmi dan komunikasi politik lintas partai mutlak dilakukan,” jelasnya.

Dirinya membantah ajakan kepada Golkar untuk bergabung dengan Koalisi Perubahan itu untuk menduetkan Anies Baswedan dengan Airlangga Hartarto. “Enggak,” singkat Kamhar.

Diberitakan sebelumnya, PKS terang-terangan mengajak langsung Partai Golkar bergabung ke dalam Koalisi Perubahan yang digagasnya bersama Partai Nasdem dan Partai Demokrat. Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS Aboe Bakar Alhabsy usai melakukan pertemuan tertutup dengan jajaran pengurus pusat Partai Golkar.

Baca: Golkar Bergeming Diajak PKS Berganti Koalisi

"Namanya tawar-menawar kan biasa dalam kehidupan. 'Eh mau nggak?'. (Jadi) soal tawar-menawar siapa tahu ada cinta di antara kita, kita enggak tahu, biar waktu yang berjalan, siapa tahu dengan berjalannya waktu ini ada situasi yang lebih baik," kata Aboe dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (7/2/2023).

Anggota Komisi III DPR itu juga turut memberikan pantun khusus perihal ajakan PKS untuk Golkar bisa bergabung ke Koalisi Perubahan. Berikut isi pantunnya;

Jalan-jalan ke Pulau Bima
Mampir Taliwang makan ayam bakar
Sekarang kami datang bersama
Hendak bertanya ke arah mana gerangan Partai Golkar?

Putri Melayu Membawa Nampan
Nampan berisi bunga hiasan
Jika belum tentukan pilihan
Ayo gabung untuk perubahan

Baca: Saling Sandera Koalisi Pilpres 2024, Rentan Patah di Jalan

Berdasarkan pantauan di lokasi, kedatangan rombongan PKS dipimpin Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi didampingi Ketua DPP PKS Al Muzzamil Yusuf, Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri dan Pipin Sopian. Kedatangan jajaran PKS disambut oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung serta Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Firman Soebagyo dan Nurul Arifin.

Sebelum menemui Airlangga, para petinggi PKS melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pada Jumat (3/2/2023). Adapun sejumlah petinggi PKS yang menyambangi Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat tersebut di antaranya Wakil Ketua Majelis Syura Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal Habib Aboe Bakar Al Habsyi, dan Ketua DPP Almuzzammil Yusuf.

Kedatangan mereka tidak disambut oleh Paloh. Presiden PKS Ahmad Syaikhu juga tidak ikut dalam rombongan menemui Paloh. Sebelum pertemuan tersebut, Paloh menemui Airlangga di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023).

Dalam konferensi pers usai pertemuan itu, Paloh berbicara mengenai peta politik Pilpres 2024. "Apakah perlu akan mungkin bergabung dengan KIB (Koalisi Indonesia Bersatu, red)? Ya sama-sama mungkin. Mungkin KIB juga bergabung dengan Nasdem kan. Jadi probability, kemungkinan itu masih terbuka," kata Paloh.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Rekomendasi
Aroma Konspirasi Mencuat:...
Aroma Konspirasi Mencuat: Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Berita Terkini
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Infografis
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved