Pleidoi Mantan Ketua Dewan Pembina ACT Kutip Hadis Nabi Muhammad
Selasa, 07 Februari 2023 - 23:27 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau memang ini sebuah keterpanggilan arti saya sejak kecil dan menjadi tekad saya, menjadi moto hidup saya, sebagaimana hadis Rasulullah SAW, sebaik-baik manusia adalah orang yang paling banyak kebermanfaatannya untuk kebersamaan manusia dan semesta,” katanya dalam persidangan, Selasa (7/2/2023).
“Maka, saya tinggalkan pekerjaan saya level asisten manajer di sebuah konsultan yang memungkinkan saya untuk traveling di luar kota bahkan luar negeri, saya juga meninggalkan pekerjaan sebagai dosen perguruan tinggi swasta," sambungnya.
Dia mengaku keputusannya bergabung dengan ACT memberikan banyak pelajaran, salah satunya saat terjadi Tsunami di Aceh. Hal itu menjadi pelajaran pertamanya bahwa bencana yang begitu besar menjadi pelajaran kehidupan luar biasa baginya.
Awal kariernya bergabung bersama ACT, Imam mengaku tak pernah sekali pun berbicara soal gaji yang bakal didapatkannya di lembaga filantropi itu. Dia juga mengklaim tak meminta untuk bernego gaji lantaran dia menilai pekerjaannya sebagai suatu bentuk integritasnya, yang selalu dia jaga selama di ACT.
"Saya tak melakukan apa yang disebut KKN, korupsi, polusi, dan nepotisme. Saya beberapa kali menolak fasilitas yang ditawarkan Ahyudin sebagai top leader termasuk fasilitas kendaraan pertama kali dengan alasan saya masih punya dua kendaraan yang masih digunakan dan jarak kantor-rumah tak terlalu jauh dan saya biasa," tuturnya.
“Maka, saya tinggalkan pekerjaan saya level asisten manajer di sebuah konsultan yang memungkinkan saya untuk traveling di luar kota bahkan luar negeri, saya juga meninggalkan pekerjaan sebagai dosen perguruan tinggi swasta," sambungnya.
Dia mengaku keputusannya bergabung dengan ACT memberikan banyak pelajaran, salah satunya saat terjadi Tsunami di Aceh. Hal itu menjadi pelajaran pertamanya bahwa bencana yang begitu besar menjadi pelajaran kehidupan luar biasa baginya.
Awal kariernya bergabung bersama ACT, Imam mengaku tak pernah sekali pun berbicara soal gaji yang bakal didapatkannya di lembaga filantropi itu. Dia juga mengklaim tak meminta untuk bernego gaji lantaran dia menilai pekerjaannya sebagai suatu bentuk integritasnya, yang selalu dia jaga selama di ACT.
"Saya tak melakukan apa yang disebut KKN, korupsi, polusi, dan nepotisme. Saya beberapa kali menolak fasilitas yang ditawarkan Ahyudin sebagai top leader termasuk fasilitas kendaraan pertama kali dengan alasan saya masih punya dua kendaraan yang masih digunakan dan jarak kantor-rumah tak terlalu jauh dan saya biasa," tuturnya.
Lihat Juga :