Punya Pemilih Loyal, PPP Yakin Tetap Eksis di Pemilu 2024
Jum'at, 03 Februari 2023 - 16:03 WIB
loading...
Plt Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono saat wawancara khusus bersama MNC Portal Indonesia, Kamis (2/2/2023). FOTO/MPI/YULIANTO
A
A
A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) menjadi salah satu parpol yang diprediksi sejumlah lembaga survei tidak akan lolos ke Senayan. Prediksi ini didasarkan tingkat keterpilihan atau elektabilitasnya masih di bawah ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4%.
Plt Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono tak ambil pusing fakta survei tersebut. Menurutnya, prediksi serupa pernah dilontarkan pada pemilu-pemilu sebelumnya. Nyatanya PPP selalu berhasil menempatkan para kadernya duduk di Senayan.
"Memang PPP ini tidak ramah terhadap lembaga-lembaga survei karena dari tiga kali pemilu ini jauh dari perkiraan yang diprediksi oleh lembaga survei," kata Mardiono dalam kesempatan wawancara khusus bersama MNC Portal Indonesia, Kamis (2/2/2023).
Baca juga: Plt Ketum PPP Blak-blakan Bicara Peluang Penundaan Pemilu 2024: Fifty-fifty
Mardiono mengaku memiliki hipotesa sendiri mengapa partainya selalu ditempatkan lembaga survei sebagai parpol dengan elektabilitas terendah. Dia mengira, daya jangkau yang dimiliki lembaga survei belum mampu menyentuh secara keseluruhan masyarakat di pedesaan yang ada di Indonesia.
"Karena memang jujur basis PPP itu tidak banyak kita memiliki basis yang kuat di perkotaan, tapi lebih banyak basis-basis pemilih atau kader-kader kami di desa," ujarnya.
Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu menceritakan dalam beberapa bulan terakhir dirinya turun ke sejumlah daerah bertemu masyarakat. PPP sebagai salah satu partai lama di Indonesia, ternyata masih mendapatkan tempat di hati masyarakat.
Plt Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono tak ambil pusing fakta survei tersebut. Menurutnya, prediksi serupa pernah dilontarkan pada pemilu-pemilu sebelumnya. Nyatanya PPP selalu berhasil menempatkan para kadernya duduk di Senayan.
"Memang PPP ini tidak ramah terhadap lembaga-lembaga survei karena dari tiga kali pemilu ini jauh dari perkiraan yang diprediksi oleh lembaga survei," kata Mardiono dalam kesempatan wawancara khusus bersama MNC Portal Indonesia, Kamis (2/2/2023).
Baca juga: Plt Ketum PPP Blak-blakan Bicara Peluang Penundaan Pemilu 2024: Fifty-fifty
Mardiono mengaku memiliki hipotesa sendiri mengapa partainya selalu ditempatkan lembaga survei sebagai parpol dengan elektabilitas terendah. Dia mengira, daya jangkau yang dimiliki lembaga survei belum mampu menyentuh secara keseluruhan masyarakat di pedesaan yang ada di Indonesia.
"Karena memang jujur basis PPP itu tidak banyak kita memiliki basis yang kuat di perkotaan, tapi lebih banyak basis-basis pemilih atau kader-kader kami di desa," ujarnya.
Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu menceritakan dalam beberapa bulan terakhir dirinya turun ke sejumlah daerah bertemu masyarakat. PPP sebagai salah satu partai lama di Indonesia, ternyata masih mendapatkan tempat di hati masyarakat.
Lihat Juga :