PDIP Ngaku Tak Cocok Berkoalisi dengan Parpol yang Suka Impor

Jum'at, 03 Februari 2023 - 14:35 WIB
loading...
PDIP Ngaku Tak Cocok...
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto usai kegiatan apel siaga petani MSP di Sekolah PDI Perjuangan, Jakarta, Jumat (3/2/2023). Foto/MPI/Carlos Roy Fajarta
A A A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) memastikan tidak sendirian pada Pilpres 2024 . Partai politik (parpol) berlambang kepala banteng bermoncong putih itu akan berkoalisi dengan parpol lain pada kontestasi politik lima tahunan itu.

“Kalau dengan partai politik yang sukanya impor itu tidak cocok dengan PDI Perjuangan. Kita lebih cenderung kerja sama dengan partai yang sudah memiliki kesamaan ideologi dan platform serta agenda bagi masa depan tersebut dan memperluas basis pemilih," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto usai kegiatan apel siaga petani MSP di Sekolah PDI Perjuangan, Jakarta, Jumat (3/2/2023).

Menurut Hasto, koalisi parpol yang terbentuk menjelang Pilpres 2024 merupakan hal wajar dan akan selalu dinamis hingga tahap pendaftaran pasangan capres-cawapres peserta Pilpres 2024 dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) nantinya. “Untuk 2024 akan ada waktunya untuk saling mengerucutkan. PDIP kan bersama rakyat," tuturnya.

Baca juga: Rabu Pon Surya Paloh Temui Airlangga, Jokowi: Itu Urusan Politik, Urusan Partai

Dia mengatakan, dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Ma’ruf Amin, PDIP bekerja sama dengan Golkar, Nasdem, PKB, PPP, dan Gerindra. “Itu kan kerja sama yang sudah dibuat oleh PDIP," imbuhnya.

Dia mengatakan, PDIP selalu bekerja sama dengan parpol lain sebagai spirit Pancasila. “Namun melihat momentum, ada kesesuaian ideologi, platform, desain terhadap masa depan, cara pandang masa depan," katanya

"Kalau legislatif kita sendiri, kalau Presiden untuk memastikan agar syarat-syarat 50 persen plus satu baik di dalam pilpres maupun di dalam parlemen itu bisa dipenuhi sebaik-baiknya. Ke arah sana dialog partai politik itu dilakukan. Tetapi momentum saat ini bergerak ke bawah," pungkasnya.

Diketahui, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN) sudah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Kemudian, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

Selain itu, Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat menjajaki sebuah koalisi yang disebut Koalisi Perubahan. Tiga parpol ini mengusung Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai bakal capres 2024.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved