Mengubah Watak Kampungan Suporter Sepak Bola

Kamis, 02 Februari 2023 - 16:52 WIB
loading...
A A A
Polisi juga mengevaluasi prosedur pengawalan dan pengamanan bus pemain dan tim pelatih dari titik keberangkatan hingga ke tempat pertandingan, serta saat mereka pulang dari pertandingan. Tapi upaya pengamanan preventif pun jelas tidak cukup selama watak suporter Indonesia masih belum berubah.

Pendekatan paling substantif adalah bagaimana setiap suporter bisa berubah dan memiliki budaya dukung-mendukung baru yang beradab. Perubahan demikian tentu membutuhkan edukasi komprehensif dari pihak-pihak terkait. Pertanyaannya kemudian adalah, edukasi seperti apa yang perlu dilakukan dan siapa yang bertanggung jawab melakukannya?

Perubahan suporter dalam dunia sepak bola lazimnya mengacu pola Inggris yang secara drastis menunjukkan kapasistasnya berevolusi dari kekelaman akibat perilaku hooligan pada era 1980-an – yang ditandai terjadinya tragedi Hillsborrough pada 15 April 1989 -, hingga Premier League menjadi liga yang paling nyaman dinikmati di dunia saat ini.

Belajar dari temuan bahwa insinden seringkali dipicu kesalahan penanangan situasi oleh pihak kepolisian, Inggris pun melakukan berbagai upaya perbaikan seperti menempatkan steward mengganti peran polisi, mengganti tempat duduk dengan single seat dan menghilangkan pagar pembatas yang ternyata mendorong efek permusuhan, hingga mewajibkan setiap suporter memiliki kartu keanggotaan klub.

Pola tersebut memang bagus dan bisa dijadikan pedoman untuk meningkatkan kemananan pertandingan sepak bola Tanah Air. Tapi di negeri ini, pendekatan tersebut tidak bakal cukup untuk mengubah perilaku suporter karena watak anarkisme masih terlalu kuat menjerat. Karena itu, lagi-lagi edukasi dan edukasi secara terus-menerus harus dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Bertemu Zinedine...
Prabowo Bertemu Zinedine Zidane Bahas Upaya Memajukan Sepak Bola Tanah Air
Patrick Kluivert Dipecat,...
Patrick Kluivert Dipecat, Anggota DPR Setuju STY Balik Latih Timnas Indonesia
Patrick Kluivert Dipecat,...
Patrick Kluivert Dipecat, Istana: Bagian Evaluasi, Segera Cari Pengganti
Patrick Kluivert Dipecat,...
Patrick Kluivert Dipecat, DPR Ingatkan Keberlanjutan Program: Bukan Sekadar Ganti Pelatih Tiap Target Tak Tercapai
Momen Presiden Prabowo...
Momen Presiden Prabowo Nonton Laga Jepang vs Indonesia melalui Layar Kaca
Momen Nadeo dan Marselino...
Momen Nadeo dan Marselino Nyanyikan Lagu Favorit Prabowo
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Dompet Suporter Inggris...
Dompet Suporter Inggris KO Jelang Kontra Kroasia
Rekomendasi
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved