Sinergi tentang Masalah Hukum, Dua Organisasi Advokat Ini Bertemu
Kamis, 02 Februari 2023 - 09:24 WIB
loading...
A
A
A
"Kami telah menjalin hubungan dengan Peradi cukup lama, bertahun-tahun. Apabila kami pergi ke konferensi di luar negeri," ujarnya.
Karen menjelaskan, Malaysia sama seperti Indonesia dan berbagai negara lainya, yakni menganut wadah tunggal (single bar) organisasi advokat. "Kami sepakat bahwa single bar itu lebih sehat, is a must," ucapnya.
Sedangkan untuk jumlah advokat di negeri jiran, lanjut Karen, totalnya sekitar 22 ribu. Adapun jumlah rakyat Malaysia sekitar 33 juta. “Lebih kurang 1 peguam (advokat) kepada 1.571 warga,” ucapnya.
"Supaya peguam-peguam (advokat) di kedua negara bisa bekerja sama. Kami amat berterima kasih (kepada Peradi)," tutupnya.
Sinergi kedua organisasi advokat ini diwujudkan dalam bentuk seminar internasional yang akan dihelat, Kamis (2/2/2023), menghadirkan pembicara dari Peradi dan MB bertajuk Cross-Border Debt Restructuring and Insolvency: Indonesian and Malaysia's Perspective yang dihelat secara hybrid.
Karen menjelaskan, Malaysia sama seperti Indonesia dan berbagai negara lainya, yakni menganut wadah tunggal (single bar) organisasi advokat. "Kami sepakat bahwa single bar itu lebih sehat, is a must," ucapnya.
Sedangkan untuk jumlah advokat di negeri jiran, lanjut Karen, totalnya sekitar 22 ribu. Adapun jumlah rakyat Malaysia sekitar 33 juta. “Lebih kurang 1 peguam (advokat) kepada 1.571 warga,” ucapnya.
"Supaya peguam-peguam (advokat) di kedua negara bisa bekerja sama. Kami amat berterima kasih (kepada Peradi)," tutupnya.
Sinergi kedua organisasi advokat ini diwujudkan dalam bentuk seminar internasional yang akan dihelat, Kamis (2/2/2023), menghadirkan pembicara dari Peradi dan MB bertajuk Cross-Border Debt Restructuring and Insolvency: Indonesian and Malaysia's Perspective yang dihelat secara hybrid.
(maf)
Lihat Juga :