Menristek: Indonesia Produksi Rapid Test dengan Akurasi di Atas 90%
Rabu, 15 Juli 2020 - 06:11 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, dia menambahkan bahwa harga rapid test kit ini kompetitif ketimbang rapid test lainnya. Yakni, hanya Rp75 ribu per tes.
Kemudian, sambung Bambrodj, pihaknya juga tengah mengembangkan RT-LAMP. Ini merupakan alat tes COVID-19 tetapi memiliki kemampuan dan sensivitasnya hampir serupa dengan PCR. Dan waktu pemeriksaan atau reaksinya 1 jam. Harganya pun Rp10 juta rupiah per 100 reaksi yang sampelnya diambil dari air liur dan kemudian hasilnya dapat diketahui dalam 1 jam apakah positif atau negatif. (Baca juga: Rusia-Indonesia Sepakat Kerjasama Kembangkan Vaksin dan Obat Covid-19)
“Mudah-mudahan temuan yang dilead oleh LIPI ini bisa menjadi solusi percepatan tes level PCR. Kami akan terus melakukan pengujian, kebetulan di labor BSL3 LIPI sudah melakukan kultur virus,” paparnya.
Kemudian, sambung Bambrodj, pihaknya juga tengah mengembangkan RT-LAMP. Ini merupakan alat tes COVID-19 tetapi memiliki kemampuan dan sensivitasnya hampir serupa dengan PCR. Dan waktu pemeriksaan atau reaksinya 1 jam. Harganya pun Rp10 juta rupiah per 100 reaksi yang sampelnya diambil dari air liur dan kemudian hasilnya dapat diketahui dalam 1 jam apakah positif atau negatif. (Baca juga: Rusia-Indonesia Sepakat Kerjasama Kembangkan Vaksin dan Obat Covid-19)
“Mudah-mudahan temuan yang dilead oleh LIPI ini bisa menjadi solusi percepatan tes level PCR. Kami akan terus melakukan pengujian, kebetulan di labor BSL3 LIPI sudah melakukan kultur virus,” paparnya.
(kri)
Lihat Juga :