GPK Tolak Diberlakukannya Pernikahan Beda Agama di Indonesia

Senin, 30 Januari 2023 - 19:46 WIB
loading...
GPK Tolak Diberlakukannya...
Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ka’bah (PP GPK) Thobahul Aftoni menegaskan pihaknya menolak diberlakukannya nikah beda agama di Indonesia. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ka’bah (PP GPK) menegaskan pihaknya menolak diberlakukannya nikah beda agama di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Sekjen PP GPK Thobahul Aftoni seiring akan diputuskannya nikah beda agama diakomodasi negara atau tidak yang akan ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) awal pekan ini.

"Hal itu bertentangan dengan UUD 1945 bahwa pernikahan bukan hanya semata-mata menyatukan hubungan sesama manusia akan tetapi pernikahan merupakan bagian dari menjaga hubungan manusia dengan Tuhan," ujar Aftoni dalam keterangannya, Senin (30/1/2023). Baca juga: Kiky Saputri Roasting Suami di Resepsi Pernikahan, Thariq Halilintar: Agak Beda

Dikatakannya, ada unsur aqidah dalam sebuah pernikahan. Yang mana aqidah satu agama tidak bisa disatukan dengan aqidah agama lain.

"Seperti halnya keyakinan kami umat Islam, bagiku agamaku dan bagimu agamamu, “lakum dinukum waliyadin," tegas Aftoni menanggapi gugatan uji materiil Undang-Undang Pernikahan yang akan diputuskan oleh MK.

Dikatakan Aftoni, negara Indonesia didirikan dengan landasan agama dan budaya yang luhur, tidak bisa disamakan dengan negara-negara sekuler.

"Untuk itu GPK dengan tegas menolak diberlakukannya nikah beda agama di Indonesia, apalagi uji meteril terhadap undang-undang tersebut sebelumnya sudah pernah ditolak oleh MK," tegasnya.

Pihaknya juga meminta dengan tegas agar MK tetap konsisten dengan keputusan itu. "Jika MK mengabulkan gugatan tersebut sama halnya MK melanggar norma agama dan amanat UUD 1945," katanya.

Selain itu, tambahnya, hak asasi manusia juga bukan menjadi alasan yang kuat untuk memperbolehkan nikah beda agama. Baca juga: Agensi Sebut Song Joong Ki dan Katy Louise Saunders Akan Gelar Resepsi Pernikahan

"Karena pada dasarnya HAM berbeda-beda tiap negara disesuaikan dengan kondisi keberagaman budaya, agama, sosial, ekonomi, dan politik di negara tersebut. Sementara Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved