Penyelenggaraan Pemilu Butuh Transparansi dan Komunikasi Intens

Kamis, 26 Januari 2023 - 16:20 WIB
loading...
Penyelenggaraan Pemilu...
Deputi Bidang Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam Janedjri M. Gaffar di seminar Pers dan Pemilu Serentak 2024 yang digelar di Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2023). Foto/MPI/Bachtiar Rojab
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam Janedjri M. Gaffar mengatakan bahwa penyelenggaraan pemilu yang demokratis membutuhkan transparansi, informasi, dan komunikasi yang intens. Sebab, aspirasi rakyat hanya dapat ditangkap oleh peserta pemilu jika ada informasi yang transparan.

"Para pelaku politik dan lembaga negara harus mengomunikasikan kinerjanya agar pemilih dapat menilai dan menentukan pilihannya secara tepat," katanya saat memberi sambutan di seminar Pers dan Pemilu Serentak 2024 yang digelar di Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2023).

Dia menuturkan, pemilu bisa jadi hanya ajang sebagai legitimasi pemberian hak kekuasaan jika digelar tanpa ruh demokrasi. "Pemilu yang tidak mampu mencapai tujuan itu hanya akan menjadi mekanisme pemberian legitimasi bagi pemegang kekuasaan negara. Pemilu demikian adalah pemilu yang kehilangan ruh demokrasi," ujarnya.

Baca juga: KPU Matangkan Regulasi Terkait Pendidikan Pemilih



Oleh karena itu, lanjut dia, ajang pemilu haruslah berjalan dengan asas-asas yang mengikat. Termasuk, sinkronisasi antara seluruh stakeholder yang bergerak di ajang kontestasi politik tersebut.

"Pemilu harus dilaksanakan menurut asas-asas tertentu yang mengikat keseluruhan proses pemilu dan semua pihak yang terlibat, baik penyelenggara, peserta, pemilih, pemerintah, dan segenap warga negara," jelasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Apresiasi Transparansi...
DPR Apresiasi Transparansi Polri, Sandri: Itu Realitasnya
IJTI Apresiasi Buku...
IJTI Apresiasi Buku Saku 0%, Perkuat Transparansi dan Akurasi Informasi
PKS Dapat Penghargaan...
PKS Dapat Penghargaan Terbaik Capaian Indeks Integritas Partai Politik 2025
Samsat Didorong Berikan...
Samsat Didorong Berikan Reward ke Masyarakat yang Taat Pajak, Bukan Hanya Pemutihan
10 Program Quick Wins...
10 Program Quick Wins Korlantas, Ditregident Perkuat Inovasi Layanan SIGNAL
Pamerkan Uang Rp300...
Pamerkan Uang Rp300 Miliar saat Penyerahan ke PT. Taspen, KPK: Bentuk Transparansi
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Penerapan EMS Bantu...
Penerapan EMS Bantu Transparansi Energi untuk Laporan ESG
Prabowo Tantang Lawan...
Prabowo Tantang Lawan Politik: Nggak Suka Sama Saya? Silakan Maju di 2029!
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Berita Terkini
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved