Keberhasilan Indonesia di Presidensi G-20 Diharapkan Berlanjut saat Memimpin ASEAN

Rabu, 25 Januari 2023 - 22:23 WIB
loading...
A A A
Tantangan lainnya, tambah Farhan, adalah dalam bentuk sejumlah persoalan perbatasan antara Tiongkok dan sejumlah negara ASEAN. "Bagaimana kita mampu mengatasi potensi sengketa perbatasan itu sangat menentukan kesuksesan kepemimpinan Indonesia di ASEAN," kata Farhan.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Singapura Suryopratomo mengungkapkan kondisi ekonomi dunia akan sangat memengaruhi besarnya tantangan saat Indonesia sebagai Ketua ASEAN. Tantangannya, dalam bentuk pertumbuhan ekonomi global yang hanya 1,7%. Menurut dia, sekitar 95% negara maju pertumbuhan ekonominya melambat dan 70% negara berkembang pertumbuhan ekonominya juga melambat. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Tiongkok hanya tumbuh single digit antara 3%-5%.

”Dampaknya, dunia akan berpotensi mengalami peningkatan biaya hidup dan perselisihan ekonomi antarnegara. Belum lagi, ancaman dari cuaca ekstrem dan bencana alam serta potensi kegagalan mitigasi perubahan iklim, serta polarisasi sosial semakin melebar,” katanya.

Berdasarkan kondisi tersebut, ujar dia, ASEAN menghadapi tantangan yang tidak mudah, seperti bagaimana mengaplikasikan sejumlah kesepakatan terkait penyelesaian krisis di Myanmar, sekaligus mewujudkan ASEAN sebagai kawasan yang paling stabil di dunia.

“Krisis Myanmar merupakan salah satu persoalan yang mengganggu kerja sama dengan mitra-mitra di luar ASEAN. Sehingga penuntasan krisis Myanmar akan sangat menentukan kesuksesan Indonesia dalam memimpin ASEAN,” katanya.

Direktur Perundingan Perdagangan ASEAN Kementerian Perdagangan (Kemendag) Dina Kurniasari mengungkapkan dalam kepemimpinan Indonesia di ASEAN pada sektor ekonomi dicanangkan ASEAN sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi dunia.

“Untuk merealisasikan target itu sejumlah langkah yang dilakukan harus adaptif, inklusif dan berketahanan, sehingga pengembangan ekonomi harus strategis dan berdampak luas serta sejalan dengan hasil dari Presidensi G-20 dan menarik bagi dunia usaha,” katanya.

Tiga kelompok besar dalam prioritas langkah ekonomi yang harus didorong, tegas Dina, adalah upaya pemulihan ekonomi, pengembangan ekonomi digital, dan pembangunan berkelanjutan. Sejumlah kerangka perjanjian kerja sama perdagangan dan industri harus disepakati demi percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan.

Dosen Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada, Randy Wirasta Nandyatama berpendapat dalam menjalankan kepemimpinan di ASEAN, Indonesia bisa menerapkan konsep politik luar negeri Bebas Aktif yang digagas Bung Hatta.

“Politik luar negeri yang bebas dan aktif mengedepankan nilai-nilai independensi dan berkomitmen serius terhadap antikolonial, mewujudkan perdamaian, serta membangun prinsip kerja sama,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UPI YAI dan Shinawatra...
UPI YAI dan Shinawatra University Thailand Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Pendidikan
MPR Hargai Keputusan...
MPR Hargai Keputusan SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang Lomba Cerdas Cermat
Ketua MPR Tegaskan Final...
Ketua MPR Tegaskan Final Cerdas Cermat di Kalbar Diulang, Juri Independen
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
Momen Prabowo Kenakan...
Momen Prabowo Kenakan Barong Motif Batik saat Gala Dinner KTT ke-48 ASEAN
Maung Presiden Prabowo...
'Maung' Presiden Prabowo Curi Perhatian Delegasi ASEAN dan Warga Filipina
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Rekomendasi
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Berita Terkini
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved