Sambil Menangis, Putri Minta Hakim Kembalikan Dia ke Pelukan Anaknya
Rabu, 25 Januari 2023 - 14:20 WIB
loading...
Terdakwa dugaan pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi membacakan Pleidoinya, Rabu (25/1/2023) dan sambil menangis meminta hakim memberikan putusan adil. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Terdakwa dugaan pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi membacakan Pleidoinya pada Rabu (25/1/2023). Sambil menangis memelas, Putri meminta hakim memberikan putusan adil dan mengembalikan dia ke pelukan anak-anaknya, lantaran anaknya menghadapi kecaman dan hinaan atas peristiwa yang dihadapinya itu.
"Izinkan saya dalam kesempatan ini mencurahkan isi hati saya kepada Yang Mulia Majelis Hakim, karena Yang Mulia adalah Wakil Tuhan di dunia yang diharapkan bisa memberikan keadilan. Keadilan yang seadil-adilnya," ujar Putri di persidangan, Rabu (25/1/2023).
Menurutnya, dia dan suaminya memiliki empat orang anak, yang mana semuanya sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang tua, apalagi dari seorang ibu. Anak bungsunya masih berusia 1 tahun 10 bulan, dan kakak-kakaknya, masih sekolah, mereka tentu memerlukan kehadiran seorang Ibu di samping mereka.
Baca juga: Bacakan Pleidoi, Putri Candrawathi Klaim Tak Ada Masalah di Rumah Tangganya
Apalagi kata dia, dalam situasi yang sangat berat seperti saat ini, anak ke-3 mereka bahkan baru mengetahui Papa dan Mamanya berada di tahanan sebagai terdakwa pada bulan Oktober lalu. Tepatnya setelah lebih 3 bulan masa karantina di sekolahnya yang dimulai sejak 4 Juli 2022 waktu dia dan suami mengantarkannya masuk asrama di Magelang.
"Izinkan saya dalam kesempatan ini mencurahkan isi hati saya kepada Yang Mulia Majelis Hakim, karena Yang Mulia adalah Wakil Tuhan di dunia yang diharapkan bisa memberikan keadilan. Keadilan yang seadil-adilnya," ujar Putri di persidangan, Rabu (25/1/2023).
Menurutnya, dia dan suaminya memiliki empat orang anak, yang mana semuanya sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang tua, apalagi dari seorang ibu. Anak bungsunya masih berusia 1 tahun 10 bulan, dan kakak-kakaknya, masih sekolah, mereka tentu memerlukan kehadiran seorang Ibu di samping mereka.
Baca juga: Bacakan Pleidoi, Putri Candrawathi Klaim Tak Ada Masalah di Rumah Tangganya
Apalagi kata dia, dalam situasi yang sangat berat seperti saat ini, anak ke-3 mereka bahkan baru mengetahui Papa dan Mamanya berada di tahanan sebagai terdakwa pada bulan Oktober lalu. Tepatnya setelah lebih 3 bulan masa karantina di sekolahnya yang dimulai sejak 4 Juli 2022 waktu dia dan suami mengantarkannya masuk asrama di Magelang.
Lihat Juga :