Dapat Merangkul Semua Pihak, Airlangga Dinilai sebagai Figur Egaliter
Minggu, 22 Januari 2023 - 06:02 WIB
loading...
Bakal Capres 2024 dari Partai Golkar, Airlangga Hartarto dinilai merupakan sosok yang memiliki kepiawaian politik di atas rata-rata politikus pada umumnya. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bakal Capres 2024 dari Partai Golkar, Airlangga Hartarto dinilai memiliki kepiawaian politik di atas rata-rata politikus pada umumnya. Hal ini semakin terlihat setelah Airlangga berhasil memboyong Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) bergabung dengan Golkar.
"Airlangga tentu jadi figur yang ibarat magnet politik. Dapat menarik tokoh sekelas RK untuk bergabung," kata Pengamat Komunikasi Politik Universitas Multimedia Nusantara, Silvanus Alvin, Minggu (22/1/2023).
Silvanus menilai, kapasitas kepemimpinan Airlangga terlihat saat Ketua Umum DPP Partai Golkar ini berhasil menginisiasi dan mengkoordinir delapan partai untuk sama-sama bersikap menolak pemilu dengan sistem proporsional tertutup pada Minggu, 8 Januari 2023, di Hotel Dharmawangsa Jakarta.
"Airlangga punya peran besar terutama dalam komunikasi politiknya karena mampu mengkoordinir 8 partai. Hal ini menunjukkan kapasitas seorang pemimpin," ucapnya.
Baca juga: Isyarat Airlangga soal Kebersamaannya dengan Puan Maharani
Kepiawaian politik dan kepemimpinan Airlangga juga turut diamini pakar komunikasi politik Emrus Sihombing. Emrus mengatakan, kepiawaian Airlangga sudah terlihat sejak ia memimpin Golkar. Golkar yang beranggotakan banyak tokoh-tokoh hebat, mampu dibuat solid dan kondusif di bawah kepemimpinan Airlangga.
"Golkar paling demokratis dari semua partai yang lain, karena tidak ada tokoh sentral. Sehingga pemimpinnya pun harus pemimpin yang bisa egaliter, berdialog, persuasi. Karena Airlangga dilahirkan dari proses demokrasi internal Golkar, di mana kekuatan-kekuatan faksi memiliki kekuatan-kekuatan yang berimbang," jelasnya.
"Airlangga tentu jadi figur yang ibarat magnet politik. Dapat menarik tokoh sekelas RK untuk bergabung," kata Pengamat Komunikasi Politik Universitas Multimedia Nusantara, Silvanus Alvin, Minggu (22/1/2023).
Silvanus menilai, kapasitas kepemimpinan Airlangga terlihat saat Ketua Umum DPP Partai Golkar ini berhasil menginisiasi dan mengkoordinir delapan partai untuk sama-sama bersikap menolak pemilu dengan sistem proporsional tertutup pada Minggu, 8 Januari 2023, di Hotel Dharmawangsa Jakarta.
"Airlangga punya peran besar terutama dalam komunikasi politiknya karena mampu mengkoordinir 8 partai. Hal ini menunjukkan kapasitas seorang pemimpin," ucapnya.
Baca juga: Isyarat Airlangga soal Kebersamaannya dengan Puan Maharani
Kepiawaian politik dan kepemimpinan Airlangga juga turut diamini pakar komunikasi politik Emrus Sihombing. Emrus mengatakan, kepiawaian Airlangga sudah terlihat sejak ia memimpin Golkar. Golkar yang beranggotakan banyak tokoh-tokoh hebat, mampu dibuat solid dan kondusif di bawah kepemimpinan Airlangga.
"Golkar paling demokratis dari semua partai yang lain, karena tidak ada tokoh sentral. Sehingga pemimpinnya pun harus pemimpin yang bisa egaliter, berdialog, persuasi. Karena Airlangga dilahirkan dari proses demokrasi internal Golkar, di mana kekuatan-kekuatan faksi memiliki kekuatan-kekuatan yang berimbang," jelasnya.
Lihat Juga :