Kemenag Didesak Gelar Seleksi Terbuka Dirjen Bimas Katolik
Minggu, 08 Januari 2023 - 19:44 WIB
Mereka berpandangan, jabatan Dirjen Bimas Katolik yang sudah dijabat oleh Plt lebih setahun tahun tidak efektif bagi kepentingan umat Katolik, mengingat kewenangan Plt yang terbatas dan tidak dapat mengambil keputusan yang bersifat strategis terutama dalam hal pengalokasian dan pengelolaan anggaran yang berdampak pada semakin terbatasnya pelaksanaan dan pengembangan program-program pembinaan umat Katolik.
Baca: Jabatan Dirjen Bimas Katolik Dilelang, Menag Pastikan Dijabat Orang Tepat
“Adanya surat yang disampaikan kepada kami dari Asosiasi Kepala Bidang dan Pembimbing Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia pada Juli 2022 berjumlah 437 Satker Bimas Katolik yang berasal dari 35 Provinsi, dan 401 di kabupaten/kota, dan 1 di tingkat pusat, serta 1 STAKAT Negeri Pontianak,” tuturnya.
Di dalam surat tersebut yang juga mereka lampirkan dalam surat ini menjelaskan beberapa masalah kebijakan dan aspirasi dari Asosiasi Kepala Bidang dan Pembimbing Masyarkat Katolik Kementerian Agama.
“Oleh karena itu, demi kepentingan umat Katolik dengan mempertimbangkan dan melihat berbagai persoalan yang berkaitan dengan tugas penting dan kebijakan strategis Dirjen Bimas Katolik, kami bermaksud menyampaikan aspirasi dan saran kami kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, agar berkenan menginstruksikan kepada Menteri Agama RI untuk segera melakukan seleksi terbuka pengisian jabatan Dirjen Bimas Katolik dalam waktu dekat, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan mempertimbangkan aspek integritas, kompetensi, profesionalitas, dan demi kepentingan bersama umat Katolik,” pungkasnya.
Baca: Jabatan Dirjen Bimas Katolik Dilelang, Menag Pastikan Dijabat Orang Tepat
“Adanya surat yang disampaikan kepada kami dari Asosiasi Kepala Bidang dan Pembimbing Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia pada Juli 2022 berjumlah 437 Satker Bimas Katolik yang berasal dari 35 Provinsi, dan 401 di kabupaten/kota, dan 1 di tingkat pusat, serta 1 STAKAT Negeri Pontianak,” tuturnya.
Di dalam surat tersebut yang juga mereka lampirkan dalam surat ini menjelaskan beberapa masalah kebijakan dan aspirasi dari Asosiasi Kepala Bidang dan Pembimbing Masyarkat Katolik Kementerian Agama.
“Oleh karena itu, demi kepentingan umat Katolik dengan mempertimbangkan dan melihat berbagai persoalan yang berkaitan dengan tugas penting dan kebijakan strategis Dirjen Bimas Katolik, kami bermaksud menyampaikan aspirasi dan saran kami kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, agar berkenan menginstruksikan kepada Menteri Agama RI untuk segera melakukan seleksi terbuka pengisian jabatan Dirjen Bimas Katolik dalam waktu dekat, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan mempertimbangkan aspek integritas, kompetensi, profesionalitas, dan demi kepentingan bersama umat Katolik,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :