Sandiaga Diisukan Akan Gabung PPP, Sufmi Dasco Ungkap Reaksi Prabowo
Kamis, 29 Desember 2022 - 16:58 WIB
Politikus Partai Gerindra, Sandiaga Uno dikabarkan akan bergabung dengan PPP dan hal ini mendapat respons dari Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Foto/Istimewa
JAKARTA - Politikus Partai Gerindra, Sandiaga Uno dikabarkan akan bergabung dengan PPP. Namun merespons isu ini, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, Gerindra belum menerima surat pengunduran diri Sandiaga dari Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
Sandiaga yang dikabarkan akan bergabung dengan PPP, namun Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (Parpol) mengatur bahwa keanggotaan parpol lama akan otomatis gugur jika yang bersangkutan bergabung ke parpol lain.
"Undang-Undang Partai Politik kalau seseorang sudah beralih menjadi kader partai lain, itu otomatis keanggotaan partai sebelumnya gugur. Kita tunggu saja nanti rilis dari PPP atau rilis dari yang bersangkutan (Sandiaga)," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/2022).
Baca juga: PPP Tawarkan Sandiaga Uno Jadi Kandidat Ketum?
Apakah Gerindra akan mempertahankan Sandiaga, menurut Dasco, itu merupakan hak seseorang untuk mencalonkan diri atau dicalonkan sebagai capres atau cawapres, sehingga ia mempersilakan Sandi untuk berpindah partai, karena Gerindra sudah memastikan, tiketnya akan diberikan pada Prabowo Subianto.
"Itu silakan saja, namanya juga ada keinginan bahwa kemudian di Gerindra tentunya sudah pasti slotnya cuma satu Pak Prabowo. Kalau ada pengen juga dari Gerindra, yang mau berarti harus ambil slot lain dari partai lain. Saya pikir enggak ada masalah semua anak bangsa kompetisi secara sehat saja dan sesudahnya sama-sama membangun bangsa dan negara," terangnya.
Sandiaga yang dikabarkan akan bergabung dengan PPP, namun Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (Parpol) mengatur bahwa keanggotaan parpol lama akan otomatis gugur jika yang bersangkutan bergabung ke parpol lain.
"Undang-Undang Partai Politik kalau seseorang sudah beralih menjadi kader partai lain, itu otomatis keanggotaan partai sebelumnya gugur. Kita tunggu saja nanti rilis dari PPP atau rilis dari yang bersangkutan (Sandiaga)," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/2022).
Baca juga: PPP Tawarkan Sandiaga Uno Jadi Kandidat Ketum?
Apakah Gerindra akan mempertahankan Sandiaga, menurut Dasco, itu merupakan hak seseorang untuk mencalonkan diri atau dicalonkan sebagai capres atau cawapres, sehingga ia mempersilakan Sandi untuk berpindah partai, karena Gerindra sudah memastikan, tiketnya akan diberikan pada Prabowo Subianto.
"Itu silakan saja, namanya juga ada keinginan bahwa kemudian di Gerindra tentunya sudah pasti slotnya cuma satu Pak Prabowo. Kalau ada pengen juga dari Gerindra, yang mau berarti harus ambil slot lain dari partai lain. Saya pikir enggak ada masalah semua anak bangsa kompetisi secara sehat saja dan sesudahnya sama-sama membangun bangsa dan negara," terangnya.
Lihat Juga :