Elektabilitas PDIP, Gerindra dan Golkar Turun, PSI-Nasdem Naik

Minggu, 12 Juli 2020 - 09:09 WIB
Sedangkan Partai Demokrat 4,6% turun menjadi 3,8%, kemudian PPP juga mengalami penurunan dari 3,1% menjadi 2,8%, dan PAN dari 1,6 persen turun menjadi 1,4%. “Semua parpol papan tengah pun cenderung turun, kecuali PSI dan Nasdem yang naik cukup signifikan,” lanjut Okta. (Baca juga: Survei Masih Tertinggi, SPIN: Prabowo Berpeluang Besar Nyapres Lagi)

Menurut Okta, kenaikan elektabilitas PSI cukup mengejutkan, mengingat dari hasil pemilu legislatif (Pileg) lalu tidak ada wakil PSI di Senayan. “PSI mengandalkan wakil-wakilnya di tingkat DPRD, khususnya di DKI Jakarta yang kerap bersikap vokal, dan terbukti mampu meraih dukungan publik,” jelas Okta.

Penurunan juga cenderung terjadi pada parpol papan bawah, di antaranya, Hanura dari 0,9 menjadi 0,8%, Berkarya dari 0,6% turun menjadi 0,5%, Sedangkan, PBB tetap tidak mengalami penurunan yakni, 0,3%. Sisanya sebanyak 18,8% menyatakan tidak tahu/tidak menjawab.

Survei CPCS dilakukan pada 21-30 Juni 2020, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error survei sebesar ±2,9% dan pada tingkat kepercayaan 95%.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!