Erick Thohir Cawapres Kaya Prestasi dan Rekam Jejak Keberhasilan
Minggu, 25 Desember 2022 - 18:11 WIB
Dalam hal penanggulangan pandemi Covid-19, Erick Thohir bergerak cepat mendatangkan jutaan vaksin untuk melindungi masyarakat Indonesia. Erick Thohir bahkan mengalihfungsikan Wisma Atlet sebagai tempat penanganan masyarakat yang terpapar virus asal Wuhan tersebut.
Baca juga: Survei Poltracking: Erick Thohir Cawapres Terkuat dengan Elektabilitas Tertinggi
Kini berkat kepemimpinan Erick Thohir, Indonesia telah berhasil memproduksi vaksin Covid-19 sendiri yakni IndoVac. Dalam pemulihan ekonomi, eks Presiden Inter Milan ini menggalakkan program KUR, BRILink, Mekaar dan Makmur untuk masyarakat agar bisa bertahan.
Hingga saat ini program tersebut terus berjalan dan terbukti sudah banyak membantu masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Erick Thohir juga berhasil memberantas korupsi di dalam tubuh perusahaan BUMN seperti Jiwasraya, Asabri dan Garuda Indonesia.
Kemudian berkat transformasi yang dilakukan menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi ini berhasil meningkatkan laba Kementerian BUMN dari Rp13 triliun menjadi Rp124 triliun. Bahkan di kuartal III 2022, laba BUMN sudah tercatat sebesar Rp155 triliun.
Baca juga: Survei Poltracking: Erick Thohir Cawapres Terkuat dengan Elektabilitas Tertinggi
Kini berkat kepemimpinan Erick Thohir, Indonesia telah berhasil memproduksi vaksin Covid-19 sendiri yakni IndoVac. Dalam pemulihan ekonomi, eks Presiden Inter Milan ini menggalakkan program KUR, BRILink, Mekaar dan Makmur untuk masyarakat agar bisa bertahan.
Hingga saat ini program tersebut terus berjalan dan terbukti sudah banyak membantu masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Erick Thohir juga berhasil memberantas korupsi di dalam tubuh perusahaan BUMN seperti Jiwasraya, Asabri dan Garuda Indonesia.
Kemudian berkat transformasi yang dilakukan menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi ini berhasil meningkatkan laba Kementerian BUMN dari Rp13 triliun menjadi Rp124 triliun. Bahkan di kuartal III 2022, laba BUMN sudah tercatat sebesar Rp155 triliun.
Lihat Juga :