Marak Penipuan Mencatut Bea Cukai, Masyarakat Diminta Waspada

Jum'at, 23 Desember 2022 - 20:57 WIB
Langkah ketiga adalah melakukan konfirmasi kebenaran informasi ke Bea Cukai melalui contact center Bravo Bea Cukai, baik melalui saluran telepon yang telah disediakan atau live chat media sosial. Sementara, untuk melakukan penelusuran mandiri terhadap barang kiriman, masyarakat dapat mengakses situs resmi Bea Cukai.

"Pengguna Android juga dapat mengunduh Aplikasi Mobile Bea Cukai di Playstore. Terdapat berbagai fitur pada aplikasi ini, dari pengecekan mandiri barang kiriman serta kalkulator perkiraan tagihan. Masyarakat juga dapat menghubungi kantor Bea Cukai terdekat di lokasi masing-masing, baik melalui datang langsung, email, media sosial, maupun cara lain yang difasilitasi kantor terkait," katanya.

Bagi masyarakat yang terlanjur tertipu, Nirwala menganjurkan segera melapor ke kepolisian. Selanjut berbekal laporan polisi, datang ke bank rekening pelaku untuk meminta pemblokiran.

Nirwala yakin jika masyarakat aktif memberikan informasi, aksi penipuan mengatasnamakan Bea Cukai akan dapat digagalkan dan kerugian material dapat dihindari. Terbukti dari 6.958 konfirmasi penipuan yang diterima tahun ini, berdasarkan data hingga November 2022, Bea Cukai menggagalkan kerugian material masyarakat sebesar Rp12,6 miliar.

"Kami terus mendorong masyarakat untuk berhati-hati dalam bertransaksi dan melakukan konfirmasi lebih lanjut ke Bravo Bea Cukai apabila menemukan atau mengalami indikasi penipuan mengatasnamakan Bea Cukai," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!