Jokowi Minta Istana Tak Dituduh Kalau Tak Lolos Verifikasi atau Gagal Nyapres
Rabu, 21 Desember 2022 - 18:56 WIB
Presiden Jokowi meminta tak ada tuduhan terhadap pemerintah bila ada pihak yang gagal dalam verifikasi KPU maupun membangun koalisi pencapresan. Foto: MPI/Carlos Roy Fajarta
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar para peserta pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tidak mudah menuduh atau mengkambinghitamkan Istana Kepresidenan sebagai pihak yang bertangggung jawab atas kegagalan dalam verifikasi atau koalisi. Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam peringatan HUT Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ke-16 di JCC Senayan Jakarta pada Rabu (21/12/2022).
"Tapi repotnya, ini repotnya urusan lolos dan tidaknya peserta pemilu tahun 2024, itu kan sebetulnya urusannya KPU, urusannya KPU itu. Tapi yang dituduh-tuduh karena tidak lolos langsung tunjuk-tunjuk, itu istana ikut campur, kekuatan besar ikut campur, kekuatan besar intervensi," ujar Jokowi dalam sambutannya.
Jokowi mengaku tidak memahami tuduhan yang menyebutkan istana atau pemerintah punya andil atas tidak lolosnya partai politik tertentu dalam tahapan verifikasi yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Saya itu ga ngerti apa-apa masalah ini. Inikan total 100 persen urusannya KPU. Bukan urusan siapa-siapa. KPU itu independen. Jadi tidak bisa yang namanya kita itu ikut-ikutan, mengintervensi apalagi, ndak ada," jelas Jokowi.
"Tapi repotnya, ini repotnya urusan lolos dan tidaknya peserta pemilu tahun 2024, itu kan sebetulnya urusannya KPU, urusannya KPU itu. Tapi yang dituduh-tuduh karena tidak lolos langsung tunjuk-tunjuk, itu istana ikut campur, kekuatan besar ikut campur, kekuatan besar intervensi," ujar Jokowi dalam sambutannya.
Jokowi mengaku tidak memahami tuduhan yang menyebutkan istana atau pemerintah punya andil atas tidak lolosnya partai politik tertentu dalam tahapan verifikasi yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Saya itu ga ngerti apa-apa masalah ini. Inikan total 100 persen urusannya KPU. Bukan urusan siapa-siapa. KPU itu independen. Jadi tidak bisa yang namanya kita itu ikut-ikutan, mengintervensi apalagi, ndak ada," jelas Jokowi.
Lihat Juga :