Mengenal 3 Partai Politik Tertua yang Ikuti Pemilu 2024
Selasa, 20 Desember 2022 - 18:55 WIB
Karena lengsernya pemerintahan Soeharto pada 1998 membuat kubu Megawati semakin kuat dan kemudian mengubah nama menjadi PDI Perjuangan pada 1 Februari 1999 agar dapat mengikuti Pemilu 1999.
Dari sini, Megawati berhasil mendongkrak partainya hingga eksis sampai saat ini. Bahkan dalam satu dekade terakhir PDIP selalu memperoleh suara tertinggi dalam pemilu.
Pada Pemilu 2024, PDI Perjuangan mendapatkan nomor urut 3.
3. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Melansir dari ppp.or.id, Partai Persatuan Pembangunan merupakan hasil gabungan dari 4 partai keagamaan. Yakni PERTI (Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah), NU (Partai Nahdlatul Ulama), PARMUSI (Partai Muslim Indonesia) dan juga PSII (Partai Syarikat Islam Indonesia).
Partai politik berlambang kabah ini dideklarasikan pada tanggal 5 Januari 1973. Penggabungan dari keempat Partai berasaskan Islam di Indonesia tersebut untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia dalam menghadapi pemilu pertama pada tahun 1973.
Karena terjadi dinamika di tubuh PPP baru baru ini yang membuat Suharso Monoarfa lengser, membuat posisi tersebut sementara digantikan oleh Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas (plt) ketua umum PPP.
Pada Pemilu 2024, PPP mendapatkan nomor urut 17.
Dari sini, Megawati berhasil mendongkrak partainya hingga eksis sampai saat ini. Bahkan dalam satu dekade terakhir PDIP selalu memperoleh suara tertinggi dalam pemilu.
Pada Pemilu 2024, PDI Perjuangan mendapatkan nomor urut 3.
3. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Melansir dari ppp.or.id, Partai Persatuan Pembangunan merupakan hasil gabungan dari 4 partai keagamaan. Yakni PERTI (Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah), NU (Partai Nahdlatul Ulama), PARMUSI (Partai Muslim Indonesia) dan juga PSII (Partai Syarikat Islam Indonesia).
Partai politik berlambang kabah ini dideklarasikan pada tanggal 5 Januari 1973. Penggabungan dari keempat Partai berasaskan Islam di Indonesia tersebut untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia dalam menghadapi pemilu pertama pada tahun 1973.
Karena terjadi dinamika di tubuh PPP baru baru ini yang membuat Suharso Monoarfa lengser, membuat posisi tersebut sementara digantikan oleh Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas (plt) ketua umum PPP.
Pada Pemilu 2024, PPP mendapatkan nomor urut 17.
(bim)
Lihat Juga :