MUI: Partisipasi Perempuan di Ranah Politik di Bawah 30 Persen
Senin, 19 Desember 2022 - 19:30 WIB
"Secara umum kalaupun ada evaluasi dari pemilu ke pemilu bahwa anggota DPR kita turun 10 persen sekian, dulu pernah 11,"tutur Amany.
Selain itu, rendahnya minat perempuan untuk terjun ke dunia politik juga menjadi salah satu faktor keterwakilan perempuan di parlemen masih kurang dari 30 persen.
"Tidak banyak perempuan yang minat untuk masuk politik khususnya harus mengeluarkan uang banyak untuk kampanye dan lain-lain. Itu jadi perempuan kalah langkah,"ujarnya.
Sehingga peningkatan peran perempuan dalam politik menurut nya harus diperbanyak guna memperjuangkan aspirasi kaum perempuan di Indonesia.
Oleh karena itu, pembahasan mengenai peran dan partisipasi perempuan di dunia politik akan dibahas dalam Kongres Muslimah Indonesia (KMI) ke-3 yang digelar Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI Pusat. Walaupun pembahasan tersebut tidak berkaitan dengan Pemilu 2024 mendatang.
Selain itu, rendahnya minat perempuan untuk terjun ke dunia politik juga menjadi salah satu faktor keterwakilan perempuan di parlemen masih kurang dari 30 persen.
"Tidak banyak perempuan yang minat untuk masuk politik khususnya harus mengeluarkan uang banyak untuk kampanye dan lain-lain. Itu jadi perempuan kalah langkah,"ujarnya.
Sehingga peningkatan peran perempuan dalam politik menurut nya harus diperbanyak guna memperjuangkan aspirasi kaum perempuan di Indonesia.
Oleh karena itu, pembahasan mengenai peran dan partisipasi perempuan di dunia politik akan dibahas dalam Kongres Muslimah Indonesia (KMI) ke-3 yang digelar Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI Pusat. Walaupun pembahasan tersebut tidak berkaitan dengan Pemilu 2024 mendatang.
Lihat Juga :