YLBHI: Perlu Dorongan Politik untuk Menuntaskan Kasus Munir
Kamis, 08 Desember 2022 - 18:08 WIB
"Kekuatan masyarakat sipil jika satu tidak akan ada KUHP baru, Cipta Kerja, dan sebagainya. Sehingga kondisi hari ini salah satu bentuk kegagalan gerakan masyarakat sipil. Kondisi demokrasi kita sudah menuju masa yang kelam," kata Suciwati dengan nada prihatin.
Pengesahan KUHP lanjut Suciwati harus menjadi refleksi kita sebagai gerakan masyarakat sipil yang tidak bersinergi satu sama lain bahkan sibuk sendiri dengan proyek masing-masing. Harus ada sosok seperti Munir yang menjaga Republik ini dan memperjuangkan darah korban tidak bisa dibeli dengan rupiah.
"Terakhir memang Komnas menghubungi untuk masuk dalam tim ad-hoc, namun di waktu yang sudah mepet dengan masa jabatan, padahal sudah dikirim surat 2 tahun sebelumnya. Sehingga tidak ada unsur masyarakat sipil dalam tim ad-hoc,"tambahnya.
Pengesahan KUHP lanjut Suciwati harus menjadi refleksi kita sebagai gerakan masyarakat sipil yang tidak bersinergi satu sama lain bahkan sibuk sendiri dengan proyek masing-masing. Harus ada sosok seperti Munir yang menjaga Republik ini dan memperjuangkan darah korban tidak bisa dibeli dengan rupiah.
"Terakhir memang Komnas menghubungi untuk masuk dalam tim ad-hoc, namun di waktu yang sudah mepet dengan masa jabatan, padahal sudah dikirim surat 2 tahun sebelumnya. Sehingga tidak ada unsur masyarakat sipil dalam tim ad-hoc,"tambahnya.
(cip)
Lihat Juga :