KPK Tahan Bupati Bangkalan Abdul Latif dan 5 Kepala Dinas Terkait Dugaan Suap Lelang Jabatan

Kamis, 08 Desember 2022 - 01:18 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri saat menyampaikan rilis dugaan suap lelang jabatan dengan tersangka Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron serta lima kepala dinas Pemkab Bangkalan.Foto/MPI/Irfan Maulana
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menahan dan menetapkan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron sebagai tersangka kasus dugaan suap lelang jabatan di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bangkalan. KPK juga menahan Abdul Latif dan menetapkan 5 tersangka lainnya.

Mereka yakni Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Hosin Jamili, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Wildan Yulianto, Kadis Ketahanan Pangan Achmad Mustaqim



Kemudian, Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Salman Hidayat, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan Agus Eka Leandy.

Keenam pun dihadiri dalam konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (8/12/2022) dini hari.

Nampak mereka mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dengan tangan yang diborgol. Baca: Tiba di KPK Bupati Bangkalan Abdul Latif Tenteng Koper

"Dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian dan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelengara negara atau lelang jabatan di Kabupaten Bangkalan, Jawa timur," ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!