Bus Listrik Merah Putih: Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri untuk Transisi Energi Berkelanjutan

Selasa, 06 Desember 2022 - 07:30 WIB
Perancangan BliMP melibatkan insan perguruan tinggi, para alumni perguruan tinggi dan beberapa start-up atau perusahaan rintisan diantaranya Braja Elektrik Motor sebagai startup bidang electric drivetrain, Ultima Desain Otomotif ITS di bidang battery pack, NSAD UI untuk bidang Vehicle Control Unit, Solusi Produk Indonesia (SPIN) yang bergerak di bidang pemasaran kendaraan listrik, dan Wiksa Daya Pratama yang membuat swap station.

Kolaborasi yang sukses tersebut menjadi perhatian khusus Mendikbudristek. “Dengan terus menguatkan kolaborasi, saya yakin kebermanfaatan Bus Listrik Merah Putih dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Hadirnya Bus Listrik Merah Putih juga merupakan bukti nyata bahwa Kedaireka telah mengakselerasi perkembangan usaha rintisan di bidang hard engineering technology,” tutur Menteri Nadiem.

Kedaireka sendiri adalah sebuah platform 'biro jodoh digital' antara korporasi, peneliti, dan akademisi di perguruan tinggi untuk menggarap proyek inovatif bersama-sama. Sebuah platform yang memadankan anggaran dari kementerian dengan dana yang disalurkan dari swasta kepada perguruan tinggi. Dana yang disalurkan swasta ke proyek di universitas akan dipadankan dengan dana dari kementerian melalui program Matching Fund. Kolaborasi program bus listrik ini dapat terealisasi karena program tersebut.

“Dengan kolaborasi yang berjalan kian baik ini, saya yakin Kedaireka dapat menumbuhkan pusat inovasi teknologi di Indonesia yang tidak hanya mengedepankan kebaruan, tetapi juga berkontribusi pada upaya bersama mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan," lanjut Menteri Nadiem.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!