Profil Johannes Marcus Pattiasina, Jenderal TNI Perintis Industri Minyak di Indonesia
Sabtu, 03 Desember 2022 - 22:18 WIB
Brigjen TNI (Purn) Johannes Marcus Pattiasina. FOTO/IST
JAKARTA - Nama Brigjen TNI (Purn) Johannes Marcus Pattiasina mungkin jarang terdengar di telinga masyarakat umum. Padahal, dia diketahui sebagai salah satu pelopor industri minyak di Indonesia.
Dalam riwayatnya, pria kelahiran 15 September 1912 ini merupakan teknisi perminyakan yang cukup terkemuka di zamannya. JM Pattiasina menjadi salah satu orang penting pada awal pembentukan PT Pertamina.
Lantas, seberapa berpengaruh sosok Brigjen TNI (Purn) Johannes Marcus Pattiasina di awal pembentukan Pertamina?
Baca juga: 4 Jenderal TNI yang Memiliki Andil Besar untuk Pertamina, Nomor 2 Mantan Panglima
Mengutip informasi dari laman Repository Universitas Kristen Petra, setelah Jepang menyerah kepada sekutu, Tambang Minyak Sumatera Utara diberikan kepada Indonesia. Namun, saat itu pemerintah masih ragu menentukan pilihan.
Pada Oktober 1957, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal AH Nasution menunjuk Kolonel Dr Ibnu Sutowo guna mendirikan perusahaan minyak yang berstatus hukum Perseroan Terbatas (PT). Setelahnya, PT Pertambangan Minyak Nasional Indonesia (PT Pertamina) resmi terbentuk pada 10 Desember 1957. Kala itu, Ibnu Sutowo bertugas sebagai Presiden Direktur.
Dalam riwayatnya, pria kelahiran 15 September 1912 ini merupakan teknisi perminyakan yang cukup terkemuka di zamannya. JM Pattiasina menjadi salah satu orang penting pada awal pembentukan PT Pertamina.
Lantas, seberapa berpengaruh sosok Brigjen TNI (Purn) Johannes Marcus Pattiasina di awal pembentukan Pertamina?
Baca juga: 4 Jenderal TNI yang Memiliki Andil Besar untuk Pertamina, Nomor 2 Mantan Panglima
Mengutip informasi dari laman Repository Universitas Kristen Petra, setelah Jepang menyerah kepada sekutu, Tambang Minyak Sumatera Utara diberikan kepada Indonesia. Namun, saat itu pemerintah masih ragu menentukan pilihan.
Pada Oktober 1957, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal AH Nasution menunjuk Kolonel Dr Ibnu Sutowo guna mendirikan perusahaan minyak yang berstatus hukum Perseroan Terbatas (PT). Setelahnya, PT Pertambangan Minyak Nasional Indonesia (PT Pertamina) resmi terbentuk pada 10 Desember 1957. Kala itu, Ibnu Sutowo bertugas sebagai Presiden Direktur.
Lihat Juga :