Penunjukan Yudo Margono Jadi Panglima TNI Upaya Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

Rabu, 30 November 2022 - 18:51 WIB
Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Ahli Keamanan dan Keselamatan Maritim Indonesia (AKKMI) ini menilai sudah sepatutnya Yudo Margono menjadi Panglima TNI.

"Jika merujuk pada UU TNI yang menyebutkan Panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh Perwira Tinggi aktif dari tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan. Maka sudah sepantasnya untuk saat ini giliran dari matra TNI AL. Apalagi selama dua periode pemerintahan Jokowi, penjabat Panglima TNI belum ada satupun yang berasal dari matra TNI AL," imbuhnya.

Baca juga: Jokowi Tunjuk KSAL Jadi Calon Panglima TNI: Kita Rotasi Matra

Di samping amanah UU TNI tersebut, Hakeng menyebut Indonesia adalah bangsa maritim. Negara Indonesia ini terdiri dari lautan, yang ditaburi oleh pulau-pulau. "Sebagai bangsa maritim harusnya kita sadar bahwa Indonesia terdiri dari 17.504 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote. Total wilayah Indonesia sekitar 7,81 juta kilometer persegi. Di mana 5.80 km2 adalah lautan atau 67% wilayah Indonesia adalah perairan,” katanya.

Apalagi saat menjabat sebagai orang nomor satu di Tanah Air, Jokowi mengatakan sudah terlalu lama memunggungi lautan. “Jadi penunjukkan Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima memang bukan sebuah kejutan bagi saya, tapi lebih ke arah sebuah keharusan di samping tentunya sebagai pemenuhan janji politik seorang Presiden terpilih kepada pemilihnya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!