Mengenal Sosok Maludin Simbolon, Panglima Kodam Bukit Barisan Pertama

Sabtu, 26 November 2022 - 06:04 WIB
Penggabungan itu sekaligus mengubah nama TTSU menjadi Komando Tentara dan Teritorium-I (Ko TT-I).

"Tak lama kemudian, sesuai topografi Sumatera yang berbukit-bukit, Maludin menambahkan nama 'Bukit Barisan' di belakang nama kesatuan tentara tersebut sehingga dikenal menjadi Komando Tentara dan Teritorium-I Bukit Barisan. Sebutan komandan juga diubah menjadi panglima," terangnya.

Baca juga: Sejarah Pemberontakan PRRI Permesta Serta Latar Belakangnya

Karena keterbatasan dana, Kolonel Maludin Simbolon mencari jalan sendiri untuk membangun asrama dan perumahan prajurit. Dia mencari dana sendiri.

Maludin Simbolon merupakan anak kedua dari 10 bersaudara, dari pasangan Julius Simbolon dan Nursiah Lumbantobing. Sang ayah bekerja sebagai mandor perkebunan di Pearaja, Tarutung, Tapanuli Utara.

Pria kelahiran Tarutung, Sumatera Utara, 13 September 1916 ini menempuh pendidikan dasarnya di HIS Siantar Narumonda, kemudian melanjutkan di sekolah guru Solo dan tamat tahun 1938. Ia bertemu dengan calon istrinya di Solo.

Sebelum meletusnya Perang Dunia II, ia sempat menjadi guru di HIS Solo dan di Curup, Bengkulu.

Maludin juga termasuk di antara pemimpin di daerah yang tercatat terlibat dalam pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia dan Perjuangan Rakyat Semesta (PRRI Permesta).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!