Komisi VI DPR Dorong Penguatan AirNav Indonesia

Selasa, 22 November 2022 - 14:16 WIB
Menurut Rapsel, persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Sebab, jika pertahanan udara bobol, maka pertahanan darat pun juga bisa ikut jebol. "Radar udara, radar laut, maupun radar darat secara teknologi harus terintegerasi sebagai satu kesatuan. Terintegrasi dengan alutsista utama sehingga radar sangat dibutuh negara kita," katanya.

Rapsel berharap dukungan semua pihak untuk penguatan AirNav, termasuk dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai selaku mitra strategis.

Untuk diketahui, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengakui sempat kecolongan saat menjaga KTT G20 Bali. Dua pesawat asing yang datang sempat tidak terdeteksi radar.

"Ada pesawat-pesawat, saya tidak ingin menyebutkan (pemiliknya), kedatangan itu tidak terdeteksi aplikasi yang komersil. Tapi dari aplikasi TNI, kita tahu bahwa oh ini yang datang," katanya dikutip dari video yang beredar.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!