Komisi VI DPR Dorong Penguatan AirNav Indonesia
Selasa, 22 November 2022 - 14:16 WIB
Anggota Komisi VI DPR Muhammad Rapsel Ali mendorong penguatan AirNav Indonesia sebagai satu-satunya penyelenggara navigasi penerbangan di Indonesia. FOTO/IST
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Muhammad Rapsel Ali mendorong penguatan AirNav Indonesia sebagai satu-satunya penyelenggara navigasi penerbangan di Indonesia. Dua pesawat asing tidak terdeteksi radar masuk ke wilayah Indonesia saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali.
Lolosnya dua pesawat asing dari deteksi radar sebelumnya diungkapkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Dua pesawat itu hanya terdeteksi oleh radar milik TNI.
"Airnav masih banyak kekurangan radar meskipun sudah kita (Komisi VI DPR) setujui memberikan suntikan dana Rp790 miliar melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN)," kata Rapsel dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa (22/11/2022).
Politikus asal Sulawesi Selatan ini mengakui bahwa anggaran sebesar Rp790 miliar terlalu kecil untuk melindungi wilayah Republik Indonesia yang cukup luas. Menurutnya, Indonesia membutuhkan fasilitas radar teknologi tinggi, baik untuk militer maupun sipil.
Lolosnya dua pesawat asing dari deteksi radar sebelumnya diungkapkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Dua pesawat itu hanya terdeteksi oleh radar milik TNI.
"Airnav masih banyak kekurangan radar meskipun sudah kita (Komisi VI DPR) setujui memberikan suntikan dana Rp790 miliar melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN)," kata Rapsel dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa (22/11/2022).
Politikus asal Sulawesi Selatan ini mengakui bahwa anggaran sebesar Rp790 miliar terlalu kecil untuk melindungi wilayah Republik Indonesia yang cukup luas. Menurutnya, Indonesia membutuhkan fasilitas radar teknologi tinggi, baik untuk militer maupun sipil.
Lihat Juga :