Kabinet Disebut Membaik Setelah Jokowi Marah, Pengamat: Ukurannya Apa?

Selasa, 07 Juli 2020 - 09:52 WIB
Bukan tanpa maksud bila video kemarahan Jokowi dalam rapat itu diunggah pada 10 hari kemudian, yaitu tanggal 28 Juni. "Tapi hari ini (mensesneg bilang) kinerja menteri membaik. Darimana hitungannya, hanya dalam hitungan hari kinerja menteri membaik," katanya.

(Baca: PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet)

Bagi Ujang, reshuffle kabinet itu keniscayaan, karena cara itu dapat dilakukan untuk mengganti menteri yang kinerjanya jeblok. Sehingga, jika nanti tak ada reshuffle, maka akan ada back fire.

"Masyarakat tak akan percaya pada Jokowi lagi. Karena menteri yang kinerjanya jeblok, masih dipertahankan. Lalu buat apa marah-marah, kalau ujungnya tak ada reshuffle," tutur dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!