Hari Sumpah Pemuda, HT: Generasi Muda Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 14:49 WIB
Di Kongres Pemuda II, peserta yang hadir bukan hanya dari PPPI dan peserta dari Kongres Pemuda I, tapi juga ada dari organisasi kepemudaan lainnya seperti Jong Java, Jong Bataks Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Katholikee Jongelingen Bond, Pemuda Kaum Betawi, Sekar Rukun, dan organisasi lainnya. Bahkan, di Kongres Pemuda II ini juga dihadiri oleh perwakilan pemuda peranakan Tionghoa di Indonesia.

Baca juga: Sejarah, Tokoh, Tujuan, dan Makna di Balik Hari Sumpah Pemuda

Isi Sumpah Pemuda diinisiasi saat Kongres Pemuda II berjalan. Ketika kongres menuju akhir acara, Moh Yamin memberi memberi secarik kertas kepada Soegondo selaku pimpinan kongres sambil berbisik, “Ik heb een eleganter formulering voor de resolutie”. Artinya, “Saya mempunyai suatu formulasi yang lebih elegan untuk keputusan kongres ini”.

Kemudian Soegondo menyetujui, dan secarik kertas ini diedarkan ke para peserta kongres lainnya. Karena mendapat respon yang positif, Moh Yamin pun menjelaskan secara detail, apa maksud dari hal yang dia tulis di secarik kertas itu. Isinya tak lain dan tak bukan adalah, tiga poin yang kini dikenal sebagai Sumpah Pemuda.

Dengan adanya Sumpah Pemuda itu maka perjuangan rakyat Indonesia yang semula bersifat kedaerahan, kemudian menjadi satu kesatuan yang utuh dan kuat. Isi Sumpah Pemuda inilah yang dijadikan pedoman dalam menumbuhkembangkan rasa cinta Tanah Air, satu bangsa, dan satu bahasa yakni Indonesia.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!