Tim Investigasi Polri Temukan Gas Air Mata Kedaluwarsa dalam Tragedi Kanjuruhan

Senin, 10 Oktober 2022 - 16:49 WIB
Tim Investigasi Polri menemukan gas air mata yang sudah kedaluwarsa dalam tragedi yang menewaskan 131 suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Foto/ANTARA
JAKARTA - Investigasi terhadap tragedi Kanjuruhan masih terus berlangsung. Terbaru, Tim Investigasi Polri menemukan gas air mata yang sudah kedaluwarsa dalam tragedi yang menewaskan 131 suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

"Ada beberapa yang diketemukan, ya," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media di Jakarta, Senin (10/10/2022). Baca juga: Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Sebut Gas Air Mata Pemicu Utama Jatuhnya Korban



Dedi mengatakan gas air mata itu diketahui sudah kedaluwarsa pada tahun 2021. Namun, pihaknya masih mendalami soal jumlah gas air mata yang sudah habis masa berlakunya tersebut.

"Yang tahun 2021 ada beberapa, saya masih belum tahu jumlahnya. Tapi itu yang masih di dalami, tapi ada beberapa. Tapi sebagian besar yang digunakan, ya tiga jenis ini yang digunakan," papar Dedi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!