Forjukafi Gelar Rakernas, Susun Strategi Memasyarakatkan Wakaf di Indonesia

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 11:20 WIB
Wapres menyebut, pada 2022 raihan wakaf uang nasional ada di angka Rp1,4 triliun. Jumlah tersebut hanya mencapai 0,5% dari total potensi wakaf uang senilai kurang lebih Rp180 triliun. Karena itu, literasi wakaf kepada masyarakat luas sangat penting dilakukan untuk mengejar potensi wakaf nasional.

Ma'ruf Amin berharap dengan hadirnya Forjukafi sebagai garda terdepan dalam literasi wakaf di media bisa semakin banyak jurnalis yang memiliki pemahaman tentang wakaf. Dengan begitu, pemberitaan tentang wakaf akan semakin meningkat dan menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi.

"Pemberitaan tentang wakaf yang semakin komunikatif dan massif di berbagai kanal media menjadi kunci peningkatan literasi masyarakat tentang wakaf. Dari literasi yang baik ini, kita harapkan akan tumbuh dan meluasnya kesadaran kolektif umat untuk lebih aktif terlibat serta turut memobilisasi pengumpulan wakaf," kata Ma'ruf Amin.

Selain Wapres, Ketua MPR Bambang Soesatyo turut hadir dalam pembukaan Rakernas Forjukafi. Bambang Soesatyo menekankan pentingnya wakaf mampu mengentaskan kemiskinan. "Saya meyakini potensi wakaf jika dikelola secara optimal akan berkontribusi positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan secara signifikan. Di sinilah pentingnya literasi wakaf yang dilakukan oleh Forjukafi," kata Bamsoet

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan Rakernas Forjukafi. Dia berharap Forjukafi dapat memberikan kebermanfaatan yang luas. "InsyaAllah ini menjadi ajang bertemunya ide, gagasan sehingga insyaAllah Forjukafi makin memperkuat salah satu pilar demokrasi sekaligus memberikan manfaatnya bagi semua," kata Anies Baswedan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!