Sejarah Terbentuknya Badan Keamanan Rakyat yang Menjadi Cikal Bakal TNI

Rabu, 05 Oktober 2022 - 13:15 WIB
Pendirian BKR dilakukan bersamaan dengan pembentukan Komite Nasional Indonesia (KNI) dan Partai Nasional Indonesia (PNI). Setelah diresmikan Presiden Soekarno pada 23 Agustus 1945, Proklamator Indonesia ini juga mengajak mantan serdadu Heiho, PETA, dan kelompok kelaskaran lain untuk menjadi bagian dari Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Pada keberlanjutannya, BKR ini menjadi badan untuk mengorganisir mantan tentara PETA dan Heiho yang lebih dulu dibubarkan Jepang pada 19-20 Agustus 1945.

Setelahnya, badan keamanan ini mulai tersebar ke daerah-daerah di Indonesia. Di dalam BKR, terdapat unit kesatuan keprajuritan yang terdiri dari darat, laut, serta udara.

Pada dasarnya, Badan Keamanan Rakyat bukanlah sebuah satuan ketentaraan. Hanya saja, BKR sendiri telah melakukan tugas-tugas militer layaknya tentara nasional.

Intinya, dalam hal ini fungsi dan peran BKR adalah menunjang tugas polisi guna mengakomodir ketertiban dan keamanan di tanah air, sekaligus menjaga kewibawaan dari pemerintah Indonesia.

Baca juga : TNI dan Ancaman Nonmiliter

Tak berselang lama, desakan terus muncul dari para mantan anggota PETA dan KNIL yang menyerukan pembentukan tentara nasional dengan segera. Akhirnya, keinginan mereka semua terwujud pada 5 Oktober 1945.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!