Gugus Tugas Corona Diusulkan Diganti seperti BRR Era SBY
Sabtu, 04 Juli 2020 - 14:48 WIB
Dia pun menyoroti kemarahan Presiden Jokowi kepada para pembantunya di rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, 18 Juni 2020. Kemudian, video kemarahan Presiden Jokowi itu diunggah Sekretariat Negara sepuluh hari kemudian.
"Nah, ini sebenarnya ada apa 10 hari baru ribut. Itu artinya, Presiden memberi kesempatan bagi menteri untuk mau bekerja keras dan memperbaiki kesalahannya. Lalu saya lihat bahwa selama 10 hari tidak ada gregetnya. Maka muncul lah, kita publik bisa menilai gestur kemarahan presiden," imbuhnya.
Menurut Maman, kemarahan Presiden Jokowi itu serius. "Bahwa dia marah, dia kecewa dengan kinerja kementerian menghadapi pandemi Covid-19. Bagaimanapun ini sebuah peristiwa yang harus dihadapi dng ekstraordinary. Dalam bahasa Jokowi tidak bisa biasa saja," pungkasnya.
"Nah, ini sebenarnya ada apa 10 hari baru ribut. Itu artinya, Presiden memberi kesempatan bagi menteri untuk mau bekerja keras dan memperbaiki kesalahannya. Lalu saya lihat bahwa selama 10 hari tidak ada gregetnya. Maka muncul lah, kita publik bisa menilai gestur kemarahan presiden," imbuhnya.
Menurut Maman, kemarahan Presiden Jokowi itu serius. "Bahwa dia marah, dia kecewa dengan kinerja kementerian menghadapi pandemi Covid-19. Bagaimanapun ini sebuah peristiwa yang harus dihadapi dng ekstraordinary. Dalam bahasa Jokowi tidak bisa biasa saja," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :