Kunjungi Nias, Ganjar Diberi Hadiah Tutuhao dan Buku

Senin, 26 September 2022 - 11:18 WIB
Bagi Ganjar, adanya tutuhao menjadi penanda bahwa nenek moyang, terutama di Pulau Nias memiliki sains of art yang tinggi di bidang musik. "Rupanya nenek moyang kita, khususnya yang di Nias itu punya sains of art yang sangat tinggi terutama dalam seni musik ya," paparnya.

Selain tutuhao, Ganjar juga mendapat buku tentang sejarah masyarakat Nias karya seorang pastur dan sekaligus pendiri museum. "Buku ini ternyata bisa menceritakan banyak hal tentang Nias," ucapnya.

Komplek museum terdapat sejumlah artefak sejarah Nias. Mulai dari patung, tawo batu, rumah adat, baju perang dan sisa tsunami. Selain itu, ada penginapan berdesain rumah adat setempat.

"Ada rumah adat jadi guest house yang semua orang bisa nginep, itu keren banget. Orang bisa belajar konstruksinya, belajar sirkulasi udaranya, kenyamanannya, termasuk keamanannya. Tadi saya tanya kenapa di bawah dikasih batu, ternyata buat keseimbangan bangunan. Bayangkan ilmu arsitektur kita tidak kalah. Jadi, ayo ke Nias," ucapnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!