Dana Otsus Papua Rp1.000 Triliun, Stafsus Kemenkeu: Papua Harus Sejahtera dan Maju
Minggu, 25 September 2022 - 00:19 WIB
Staf Khusus Kementerian Keuangan bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo. Foto/Istimewa
JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam ) Mahfud MD menyebut dana otonomi khusus (otsus) ke Papua hingga tembus Rp1000 Triliun, Kementerian Keuangan membenarkan hal tersebut.
Hal ini dipertegas oleh Staf Khusus Kementerian Keuangan bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo.Prastowo mendukung pernyataan Mahfud MD melalui unggahan data-data yang dilampirkan dalam akun media sosialnya.
Ia menyampaikan hal tersebut lantaran bertujuan untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat Papua. Baca juga: Mahfud MD Beberkan Sumber Dana Otsus Papua Sebesar Rp1.000 Triliun
”Korupsi adalah musuh bersama. Jangan sampai tata kelola yang buruk mengakibatkan rakyat jadi korban. Sebaliknya, Papua harus sejahtera dan maju,” tulis Prastowo dalam akun Twitternya @prastow, Sabtu (24/9/2022).
Prastowo membenarkan pernyataan Mahfud MD dengan memaparkan data yang dirangkum oleh Kementerian tempatnya bekerja. Menurutnya, dukungan fiskal yang diberikan oleh pemerintah telah tercatat sejak kurun waktu 2002 hingga 2021.
”Prof @mohmahfudmd benar, dukungan fiskal untuk Papua dan Papua barat cukup besar. Kurun 2002-2021, Dana Otsus dan DTI (dana tambahan infrastruktur) mencapai Rp138,65 Triliun, TKDD (transfer keuangan dana desa) sebesar Rp702,30T, dan belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp251,29 Triliun. Total Rp1.092 T. Pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan Papua,” terang Prastowo.
Hal ini dipertegas oleh Staf Khusus Kementerian Keuangan bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo.Prastowo mendukung pernyataan Mahfud MD melalui unggahan data-data yang dilampirkan dalam akun media sosialnya.
Ia menyampaikan hal tersebut lantaran bertujuan untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat Papua. Baca juga: Mahfud MD Beberkan Sumber Dana Otsus Papua Sebesar Rp1.000 Triliun
”Korupsi adalah musuh bersama. Jangan sampai tata kelola yang buruk mengakibatkan rakyat jadi korban. Sebaliknya, Papua harus sejahtera dan maju,” tulis Prastowo dalam akun Twitternya @prastow, Sabtu (24/9/2022).
Prastowo membenarkan pernyataan Mahfud MD dengan memaparkan data yang dirangkum oleh Kementerian tempatnya bekerja. Menurutnya, dukungan fiskal yang diberikan oleh pemerintah telah tercatat sejak kurun waktu 2002 hingga 2021.
”Prof @mohmahfudmd benar, dukungan fiskal untuk Papua dan Papua barat cukup besar. Kurun 2002-2021, Dana Otsus dan DTI (dana tambahan infrastruktur) mencapai Rp138,65 Triliun, TKDD (transfer keuangan dana desa) sebesar Rp702,30T, dan belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp251,29 Triliun. Total Rp1.092 T. Pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan Papua,” terang Prastowo.
Lihat Juga :