DPR Apresiasi Pemerintah Hentikan Kartu Prakerja Karena Bikin Gaduh
Jum'at, 03 Juli 2020 - 15:15 WIB
Anggota Komisi IX DPR Anggia Ermarini menyambut baik langkah pemerintah yang akhirnya memilih menghentikan pelatihan Program Kartu Prakerja. FOTO/SINDOnews/ABDUL ROCHIM
JAKARTA - Pemerintah memutuskan menghentikan paket pelatihan Program Kartu Prakerja . Penghentian tersebut mulai berlaku sejak 30 Juni 2020 berdasarkan Surat Keputusan nomor S-148/Dir-Eks/06/2020.
Anggota Komisi IX DPR Anggia Ermarini menyambut baik langkah pemerintah yang akhirnya memilih menghentikan pelatihan Program Prakerja tersebut. Penghentian ini menunjukkan bahwa pemerintah masih mau mendengarkan aspirasi masyarakat.
"Menurut saya kalau diberhentikan agar pemerintah memutuskan untuk evaluasi, itu langkah yang baik karena mendengar aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat. Saya mengapresiasi langkah pemerintah untuk mengevaluasi platform-platform yang sekarang menjadi mitranya," ujar Anggia, Jumat (3/7/2020). (Baca juga: Pelatihan Kartu Prakerja Disetop Bukti Komunikasi Publik Pemerintah Lemah )
Politikus PKB ini mengatakan, selama ini keberadaan Program Kartu Prakerja kerap menuai kritikan dari masyarakat sehingga menimbulkan kegaduhan. "Ini kan bikin gaduh. Pertama gak merata, gak fair, gak adil. Kedua bikin gaduh, itu yang berbahaya. Kalau ada langkah itu (penghentian) sih menarik," tuturnya.
Anggota Komisi IX DPR Anggia Ermarini menyambut baik langkah pemerintah yang akhirnya memilih menghentikan pelatihan Program Prakerja tersebut. Penghentian ini menunjukkan bahwa pemerintah masih mau mendengarkan aspirasi masyarakat.
"Menurut saya kalau diberhentikan agar pemerintah memutuskan untuk evaluasi, itu langkah yang baik karena mendengar aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat. Saya mengapresiasi langkah pemerintah untuk mengevaluasi platform-platform yang sekarang menjadi mitranya," ujar Anggia, Jumat (3/7/2020). (Baca juga: Pelatihan Kartu Prakerja Disetop Bukti Komunikasi Publik Pemerintah Lemah )
Politikus PKB ini mengatakan, selama ini keberadaan Program Kartu Prakerja kerap menuai kritikan dari masyarakat sehingga menimbulkan kegaduhan. "Ini kan bikin gaduh. Pertama gak merata, gak fair, gak adil. Kedua bikin gaduh, itu yang berbahaya. Kalau ada langkah itu (penghentian) sih menarik," tuturnya.
Lihat Juga :