PCINU United Kingdom: Ratu Elizabeth II Teladan Kebijaksanaan
Jum'at, 09 September 2022 - 11:23 WIB
Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada Jumat (9/9/2022) dalam usia 96 tahun. Foto/medium
JAKARTA - Sekretaris Pengurus Cabang Internasional Nahdlatul Ulama (PCINU) United Kingdom, Munawir Aziz menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ratu Elizabeth II . Baginya, Ratu Elizabeth II merupakan sosok teladan dalam kasih sayang dan kebijaksanaan.
"Kami dari keluarga besar warga Nahdliyyin di Inggris Raya mengungkapkan berduka cita mendalam atas wafatnya sang Ratu Elizabeth II. PCINU United Kingdom ikut berbela sungkawa atas hal ini, seraya mendoakan yang terbaik untuk arwah Ibu Ratu," kata Munawir dalam keterangan tertulis, Jumat (9/9/2022).
Menurut Munawir Aziz, Ratu Elizabeth II merupakan pemimpin yang bertabur kemuliaan dan dikagumi oleh jutaan warga Inggris Raya. Hal ini ia ketahui dari pergaulannya selama berada di Inggris.
"Ratu Elizabeth II telah melalui rangkaian sejarah panjang, dengan kepemimpinan yang elegan. Sosok yang mampu membawa Inggris menjadi negara dengan peran penting di dunia internasional. Kewibawaan, strong leadership, dan kecerdasan diplomatik beliau, dibungkus rapi dengan senyum elegan dan sosok menawan di mata publik serta rakyatnya," kata Munawir telah bermukim di Inggris selama 4 tahun terakhir sebagai peneliti dan jurnalis.
Munawir Aziz menyampaikan bahwa Ratu Elizabeth II sosok yang mengayomi semua pihak. Ia menjalin komunikasi dan hubungan erat dengan pelbagai pemimpin dunia, dari lintas kelompok dan agama. Di Inggris Raya juga memberikan ruang lebar bagi penganut agama-agama untuk berkontribusi bagi peradaban serta berkarya yang terbaik.
Hubungan diplomatik Inggris Raya dan Indonesia yang sangat baik dalam beberapa dekade ini juga tidak lepas dari peran Ratu Elizabeth II. Relasi Inggris Raya dan Indonesia terjadi dalam berbagai bidang, yakni ekonomi, pendidikan, budaya, dan agama. Salah satu contohnya adalah beasiswa Chevening yang telah melahirkan ribuan pemimpin Indonesia, investasi bidang teknologi, energi, dan perdagangan.
"Kami dari keluarga besar warga Nahdliyyin di Inggris Raya mengungkapkan berduka cita mendalam atas wafatnya sang Ratu Elizabeth II. PCINU United Kingdom ikut berbela sungkawa atas hal ini, seraya mendoakan yang terbaik untuk arwah Ibu Ratu," kata Munawir dalam keterangan tertulis, Jumat (9/9/2022).
Menurut Munawir Aziz, Ratu Elizabeth II merupakan pemimpin yang bertabur kemuliaan dan dikagumi oleh jutaan warga Inggris Raya. Hal ini ia ketahui dari pergaulannya selama berada di Inggris.
"Ratu Elizabeth II telah melalui rangkaian sejarah panjang, dengan kepemimpinan yang elegan. Sosok yang mampu membawa Inggris menjadi negara dengan peran penting di dunia internasional. Kewibawaan, strong leadership, dan kecerdasan diplomatik beliau, dibungkus rapi dengan senyum elegan dan sosok menawan di mata publik serta rakyatnya," kata Munawir telah bermukim di Inggris selama 4 tahun terakhir sebagai peneliti dan jurnalis.
Munawir Aziz menyampaikan bahwa Ratu Elizabeth II sosok yang mengayomi semua pihak. Ia menjalin komunikasi dan hubungan erat dengan pelbagai pemimpin dunia, dari lintas kelompok dan agama. Di Inggris Raya juga memberikan ruang lebar bagi penganut agama-agama untuk berkontribusi bagi peradaban serta berkarya yang terbaik.
Hubungan diplomatik Inggris Raya dan Indonesia yang sangat baik dalam beberapa dekade ini juga tidak lepas dari peran Ratu Elizabeth II. Relasi Inggris Raya dan Indonesia terjadi dalam berbagai bidang, yakni ekonomi, pendidikan, budaya, dan agama. Salah satu contohnya adalah beasiswa Chevening yang telah melahirkan ribuan pemimpin Indonesia, investasi bidang teknologi, energi, dan perdagangan.
Lihat Juga :