Tolak Aneksasi Israel, Dubes Palestina: Terima Kasih Indonesia
Rabu, 01 Juli 2020 - 18:02 WIB
Sejak bertugas di Indonesia dua tahun lalu, Zuhair melihat secara langsung dukungan Pemerintah, Parlemen dan rakyat Indonesia terhadap Palestina yang luar biasa. Terlebih lagi ketika muncul krisis Jerusalem, hingga Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Jerusalem merupakan ibukota Israel.
Menurut dia, upaya aneksasi wilayah Palestina oleh Israel sesungguhnya bukan hal baru. Aneksasi ini merupakan rentetan dari rencana yang tersusun sistematis sejak tahun 60-an, kemudian berlanjut pada era 70-an, dan saat ini kembali memanas.
”Ini bukan sesuatu hal yang baru bagi masyarakat Palestina, tapi merupakan rentetan yang memang sudah terstruktur dan direncanakan dengan baik,” katanya.
Dia mengatakan, selain tekanan dari berbagai komunitas internasional, sebenarnya rakyat Israel sendiri terpecah menyikapi upaya aneksasi ini.
”Kita lihat beberapa kelompok bahkan dari mantan militer Israel juga menolak rencana aneksasi ini. Bahkan di Amerika sendiri yang notabenenya adalah sekutu Israel pun terpecah menolak rencana aneksasi ini,” katanya.
Menurut dia, upaya aneksasi wilayah Palestina oleh Israel sesungguhnya bukan hal baru. Aneksasi ini merupakan rentetan dari rencana yang tersusun sistematis sejak tahun 60-an, kemudian berlanjut pada era 70-an, dan saat ini kembali memanas.
”Ini bukan sesuatu hal yang baru bagi masyarakat Palestina, tapi merupakan rentetan yang memang sudah terstruktur dan direncanakan dengan baik,” katanya.
Dia mengatakan, selain tekanan dari berbagai komunitas internasional, sebenarnya rakyat Israel sendiri terpecah menyikapi upaya aneksasi ini.
”Kita lihat beberapa kelompok bahkan dari mantan militer Israel juga menolak rencana aneksasi ini. Bahkan di Amerika sendiri yang notabenenya adalah sekutu Israel pun terpecah menolak rencana aneksasi ini,” katanya.
Lihat Juga :