Isu Lingkungan Mencuat, Sektor Pariwisata Didorong Berbenah

Rabu, 01 Juli 2020 - 17:50 WIB
"Borobudur itu ada kapasitasnya, maksimal 128 orang dalam satu waktu secara bersamaan naik di lingkungan stupa, tetapi dinaiki oleh ribuan orang. Ini tentu bahaya bagi kelestarian Borobudur," kata anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Dia mendorong agar pemerintah perlu memikirkan konsep hingga penerapan konservasi, terlebih di masa persiapan pembukaan lagi pariwisata, sebelum banyak wisatawan datang. "Aspek lingkungan harus terintegrasi dalam program-program pengembangan pariwisata, sehingga pariwisata kita bisa berkelanjutan. Dokumen perencanaan di tiap kota dan kabupaten juga tingkat provinsi harus ada Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang tak terpisahkan dengan Riparda (Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah)," katanya.(Baca juga: Nekat Wisata Saat Pandemi, Puluhan Wisatawan Diserang Ubur-ubur )

Menurut Fikri, tidak perlu memaksakan jumlah wisatawan yang tinggi, terlebih tanpa memerhatikan kelangsungan sumber daya kita. "Lebih baik kita bisa menjaganya sehingga tidak rusak dan citra pariwisata kita tetap baik," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!