Di Kongres IPNU-IPPNU, Mahfud MD: Nahdlatul Ulama Penyangga Terkuat NKRI

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 23:55 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD saat menyampaikan pidato acara pembukaan Kongres ke-20 IPNU dan ke-19 IPPNU, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (12/8/2022)..Foto/Istimewa
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan, sebagai anak kandung Nahdlatul Ulama, IPNU dan IPPNU adalah elemen penting dalam membangun persatuan dan menjaga wasathiyah Islam, atau Islam yang terbuka. Karena NU adalah penyangga terkuat dari NKRI.

“Ini sungguh-sungguh. Oleh sebab itu, saudaralah yang wajib menjaga paham moderasi beragama, wasathiyah Islam, yaitu paham Islam yang terbuka, Islam yang dalam istilah ilmu politik yaitu Islam yang menganut paham kesewargaan dimana semua orang mempunyai hak dan derajat yang sama,” ungkap Mahfud MD pada acara Pembukaan Kongres ke-20 IPNU dan ke-19 IPPNU, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (12/8/2022).



Mahfud menekankan, pentingnya menjaga kebersatuan. Di dalam amanat Presiden, lanjut Mahfud, disebutkan bangsa Indonesia merdeka karena bersatu. "Oleh sebab itu, jika ingin menjaga kemerdekaan kita harus bersatu, kalau kita tidak menjaga kebersatuan itu, maka Indonesia Emas tidak akan tercapai,” ujar Mahfud.

Mahfud MD menjelaskan, mengenai wajah Indonesia Maju pada 2045, yaitu Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Baca: Mahfud MD Prediksi Indonesia Bakal Jadi 5 Kekuatan Besar Dunia di 2045
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!