Zat BPA di Kemasan Plastik Berbahaya Bagi Kesehatan, Begini Penjelasan Pakar

Kamis, 11 Agustus 2022 - 18:16 WIB
Para pakar sepakat BPA dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti, kanker, kesehatan otak, autisme, kelenjar prostat, dan juga memicu perubahan perilaku pada anak.

Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait menegaskan, di luar negeri senyawa BPA sudah tidak digunakan lagi karena terbukti berbahaya bagi kesehatan. "Menurut US Food and Drug Administration, BPA memicu masalah kesehatan di otak," kata Arist Merdeka, Kamis (11/8/2022).

Baca juga: Apakah BPA Berbahaya? Ini Penjelasan dari Pakar Biokimia IPB University

Tidak hanya itu, kata Arist, BPA juga sangat berbahaya bagi kesehatan anak. Untuk itu, pihaknya mendukung upaya BPOM melakukan perubahan kedua atas Perka No 31 Tahun 2018 Tentang Label Pangan Olahan. "BPA bagi orang dewasa saja dapat memicu kanker. Apalagi bagi anak-anak atau bayi, balita dan janin. Di mana bayi, balita dan janin itu belum mempunyai sistem imun," ucapnya.

Komnas Perlindungan Anak, sambung Arist, akan terus mengampanyekan bahaya BPA. Saat ini, masyarakat internasional dan dalam negeri telah banyak mendapat informasi mengenai keamanan BPA pada kemasan plastik polikarbonat (PC) yang berdampak pada kesehatan. BPA merupakan salah satu bahan penyusun plastik PC kemasan air minum dalam galon yang pada kondisi tertentu dapat bermigrasi dari kemasan PC ke dalam air yang dikemasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!