Menjelajahi Bangunan Tua Jakarta lewat Tinta Cina dan Ranting
Senin, 08 Agustus 2022 - 10:03 WIB
baca juga: Menparekraf Sandiaga Apresiasi Ajang Pameran Seni Siswa Difabel
Pertemuan antara kedua karya pegiat sketsa ini akan membawa kita pada narasi tentang Jakarta sebagai tempat pertemuan sekaligus langkah awal, dari “tamu-tamu” Jakarta yang mampu memberikan dan memiliki kebermanfataan, pengaruh, dan tingkah laku yang baik terhadap Jakarta.
“Pesona Jakarta yang tak ada habisnya, dibuktikan melalui tangan Budiman dan Agus Heru, yang bisa memunculkan pesona Jakarta dalam ‘cahaya dan warna’ yang berbeda,” kata Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto.
Pustanto mengharapkan karya-karya dalam Pajang Karya kali ini dapat membuat publik semakin terbuka dengan beragam jenis teknik, yang mampu mendorong publik mulai menekuni sketsa hingga bisa menjadi bagian dari penggiat sketsa di Indonesia.
Pertemuan antara kedua karya pegiat sketsa ini akan membawa kita pada narasi tentang Jakarta sebagai tempat pertemuan sekaligus langkah awal, dari “tamu-tamu” Jakarta yang mampu memberikan dan memiliki kebermanfataan, pengaruh, dan tingkah laku yang baik terhadap Jakarta.
“Pesona Jakarta yang tak ada habisnya, dibuktikan melalui tangan Budiman dan Agus Heru, yang bisa memunculkan pesona Jakarta dalam ‘cahaya dan warna’ yang berbeda,” kata Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto.
Pustanto mengharapkan karya-karya dalam Pajang Karya kali ini dapat membuat publik semakin terbuka dengan beragam jenis teknik, yang mampu mendorong publik mulai menekuni sketsa hingga bisa menjadi bagian dari penggiat sketsa di Indonesia.
Lihat Juga :