Pengamat Sebut Kesalahan Polri Tak Buka Hasil Autopsi Brigadir J Sejak Awal
Jum'at, 22 Juli 2022 - 23:41 WIB
"Polisi hanya menyampaikan narasi-narasi tanpa bukti otentik. Pada akhirnya, memunculkan kejanggalan-kejanggalan yang dirasakan publik," jelas dia.
Baca juga: Buntut Tewasnya Brigadir J, Keluarga Minta Keadilan Hukum
Ia melihat adanya permintaan adanya autopsi ulang atau proses ekshumasi terhadap Brigadir J ini sebagai komitmen Polri serius mengusut kasus tersebut secara terbuka. Tentu, hal ini selaras dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar terbuka dan tidak ditutup-tutupi.
"Ini lebih pada untuk menjaga objektifitas, transparansi, dan kepercayaan saja," ujarnya.
Bukan cuma hasil autopsi saja, kata Bambang, Polri juga harus membuka rekaman CCTV yang sudah ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) kasus baku tembak sesama anggota polisi pada Jumat, 8 Juli 2022.
Baca juga: Buntut Tewasnya Brigadir J, Keluarga Minta Keadilan Hukum
Ia melihat adanya permintaan adanya autopsi ulang atau proses ekshumasi terhadap Brigadir J ini sebagai komitmen Polri serius mengusut kasus tersebut secara terbuka. Tentu, hal ini selaras dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar terbuka dan tidak ditutup-tutupi.
"Ini lebih pada untuk menjaga objektifitas, transparansi, dan kepercayaan saja," ujarnya.
Bukan cuma hasil autopsi saja, kata Bambang, Polri juga harus membuka rekaman CCTV yang sudah ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) kasus baku tembak sesama anggota polisi pada Jumat, 8 Juli 2022.
Lihat Juga :