Ikuti Jejak Kakaknya, Rizqy Zealand Raih Adhi Makayasa AAL 2020
Jum'at, 26 Juni 2020 - 20:29 WIB
Perasaan haru dan bangga sebagai orang tua disampaikan Bapak tiga putra/putri ini karena putra keduanya bisa mengikuti jejak kakaknya sebagai lulusan terbaik AAL. Menurut Kolonel Marinir Herry Djuhaeri, untuk menjadikan mereka seperti saat ini bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan proses yang sangat panjang khususnya untuk putra pertamanya. “Saya harus memastikan terlebih dahulu bakat dan minatnya ke mana sesuai dengan keinginannya, apakah melanjutkan ke bangku kuliah atau menjadi Taruna. Saat naik ke kelas tiga, akhirnya dia memutuskan untuk bergabung menjadi Taruna AAL", ujar alumni Sesko Amerika ini.
Dukungan penuh diberikan dirinya bersama-sama dengan istrinya mendampingi putra-putranya mulai dari persiapan tes baik fisik, mental dan minat, saat pelaksanaan tes, hingga dinyatakan lulus dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik. “Keberhasilan anak pertama, memberikan rangsangan khusus kepada anak yang kedua, sehingga saat anak kedua berkeinginan untuk menjadi taruna, tidak terlalu sulit untuk mengarahkannya. Dengan persiapan yang matang, akhirnya anak kedua siap untuk mengikuti pendidikan tanpa mengalami kesulitan”, tambah alumni Lemhannas di Inggris ini.
Menurut ayah dari Siti Salwa Djuhaeri ini, yang terpenting dari semuanya adalah peran seorang ibu yang melahirkan, membesarkan dan mendidik putra-putrinya dari bayi hingga dewasa mengingat dirinya sangat jarang bisa berada di tengah-tengah keluarga karena penugasannya sebagai prajurit TNI AL. “Peran ibu sangat penting dalam mencetak perilaku, akidah, religi, budi pekerti, sopan santun, saling menghormati sehingga sejak anak-anak mereka sudah memiliki karakter yang baik,” tambahnya.
Dukungan penuh diberikan dirinya bersama-sama dengan istrinya mendampingi putra-putranya mulai dari persiapan tes baik fisik, mental dan minat, saat pelaksanaan tes, hingga dinyatakan lulus dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik. “Keberhasilan anak pertama, memberikan rangsangan khusus kepada anak yang kedua, sehingga saat anak kedua berkeinginan untuk menjadi taruna, tidak terlalu sulit untuk mengarahkannya. Dengan persiapan yang matang, akhirnya anak kedua siap untuk mengikuti pendidikan tanpa mengalami kesulitan”, tambah alumni Lemhannas di Inggris ini.
Menurut ayah dari Siti Salwa Djuhaeri ini, yang terpenting dari semuanya adalah peran seorang ibu yang melahirkan, membesarkan dan mendidik putra-putrinya dari bayi hingga dewasa mengingat dirinya sangat jarang bisa berada di tengah-tengah keluarga karena penugasannya sebagai prajurit TNI AL. “Peran ibu sangat penting dalam mencetak perilaku, akidah, religi, budi pekerti, sopan santun, saling menghormati sehingga sejak anak-anak mereka sudah memiliki karakter yang baik,” tambahnya.
(cip)
Lihat Juga :