Jokowi dan Megawati Jadi Penentu di Pilpres 2024

Sabtu, 16 Juli 2022 - 11:15 WIB
Namun, Gun Gun juga menunggu apakah kedua game changer ini kemudian bisa menghidupkan alternatif pilihan capres, dengan memunculkan sosok di luar Puan Maharani sebagaimana yang didorong PDIP, misalnya Ganjar Pranowo. Jika Ganjar diusung oleh poros di luar PDIP, tentu berisiko bagi Jokowi dan Ganjar sendiri.

"Tapi mengambil risiko dalam berpolitik seringkali terjadi. Dalam banyak hal, risiko-risiko bisa menaikkan daya tawar," ujarnya.

Menurut Gun Gun, KIB masih menjadi enigma atau teka-teki, apakah KIB akan menaikkan daya tawar masing-masing atau justru mengambil figur di luar ketiga partai tersebut untuk menduduki posisi capres, baru kemudian cawapresnya mengambil salah satu dari parpol itu. "Sebut saja misalnya Airlangga, Golkar. Pak Suharso dan Pak Zul saya rasa lebih kecil peluangnya," imbuh Dosen Ilmu Politik UIN Jakarta ini.

Ia melanjutkan, Partai Nasdem juga salah satu game maker, karena sudah menyebut tiga nama yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa dalam Rakernas, beberapa waktu lalu. Ketiga nama itu menjadi panggung publisitas figur yang bersangkutan sekaligus untuk Partai Nasdem karena tidak bisa mengajukan pasangan capres sendiri.

"Nasdem sendiri tidak bisa melaju dengan 59 kursi, apakah pada akhirnya duduk bareng dengan PKS 50 kursi dan Demokrat 54 kursi, ya plus minus 169 kursi, sebenarnya sudah bisa satu paket pasangan di poros," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!