Cerita Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci: Dulu Kelaparan, Sekarang Kekenyangan
Jum'at, 15 Juli 2022 - 14:27 WIB
Hal yang sama diungkapkan Fahrizal Anwar dari Bukit Tinggi. Usai menimbang koper, Fahrizal tampak merenung seakan ogah meninggalkan Makkah.
"Saya betah di sini. Seakan tidak mau pulang. Ibadah enak di sini. Bisa jalan kaki ke Masjidil Haram hanya 1 km. Kalau capek juga ada bus shalawat yang mengantar dan gratis," ujarnya.
Tergabung di kloter 2 Padang, Fahrizal pertama tiba di Madinah pada 5 Juni 2022. Setelah melakukan ibadah arbain, salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi, Fahrizal dan rombongan lantas dibawa ke Makkah dan tiba di kota kelahiran Nabi pada 14 Juni 2022 pagi.
"Saya bisa umrah sunnah. Alhamdulillah, puas sekali ibadah haji tahun ini," ujar Fahrizal.
Selama berada di Madinah maupun Makkah, dia mengaku mendapatkan pelayanan yang baik. Makan tiga kali sehari yang dia terima juga tidak pernah terlambat. Cita rasa Indonesia ditambah menu buah segar juga selalu memanjakan dirinya.
"Saya betah di sini. Seakan tidak mau pulang. Ibadah enak di sini. Bisa jalan kaki ke Masjidil Haram hanya 1 km. Kalau capek juga ada bus shalawat yang mengantar dan gratis," ujarnya.
Tergabung di kloter 2 Padang, Fahrizal pertama tiba di Madinah pada 5 Juni 2022. Setelah melakukan ibadah arbain, salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi, Fahrizal dan rombongan lantas dibawa ke Makkah dan tiba di kota kelahiran Nabi pada 14 Juni 2022 pagi.
"Saya bisa umrah sunnah. Alhamdulillah, puas sekali ibadah haji tahun ini," ujar Fahrizal.
Selama berada di Madinah maupun Makkah, dia mengaku mendapatkan pelayanan yang baik. Makan tiga kali sehari yang dia terima juga tidak pernah terlambat. Cita rasa Indonesia ditambah menu buah segar juga selalu memanjakan dirinya.
(maf)
Lihat Juga :