Dokter Reisa Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Pesat
Jum'at, 15 Juli 2022 - 11:51 WIB
"Bila kita menelaah data Kemenkes ada kenaikan jumlah kasus aktif dibandingkan pekan sebelumnya. Seperti yang disampaikan Menkes bulan lalu, kita harus mengantisipasi kenaikan Juli ini," kata Reisa.
Pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) sudah dilakukan. Sampai 12 Juli 2022, Omicron BA4 sebanyak 146 di DKI, 17 di Jawa Timur, 17 di Bali, 3 di Jawa Barat, dan 1 di Banten.
Untuk Omicron BA 5 ada 1.829 di DKI, 166 di Jawa Timur, 77 di Bali, 57 di Jawa Barat, 15 di Banten, 10 di Jawa Tengah, 5 di Kalimantan, 2 di Sulawesi Selatan, dan 1 di Sumatera Selatan.
"Sub varian baru yang menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara pada umumnya bergejala ringan, kebutuhan perawatan di RS jauh lebih rendah dibandingkan varian Covid sebelumnya," kata Reisa.
Baca juga: Kembali Naik, 26 WNA di Bali Positif COVID-19
Pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) sudah dilakukan. Sampai 12 Juli 2022, Omicron BA4 sebanyak 146 di DKI, 17 di Jawa Timur, 17 di Bali, 3 di Jawa Barat, dan 1 di Banten.
Untuk Omicron BA 5 ada 1.829 di DKI, 166 di Jawa Timur, 77 di Bali, 57 di Jawa Barat, 15 di Banten, 10 di Jawa Tengah, 5 di Kalimantan, 2 di Sulawesi Selatan, dan 1 di Sumatera Selatan.
"Sub varian baru yang menyebabkan kenaikan kasus di beberapa negara pada umumnya bergejala ringan, kebutuhan perawatan di RS jauh lebih rendah dibandingkan varian Covid sebelumnya," kata Reisa.
Baca juga: Kembali Naik, 26 WNA di Bali Positif COVID-19
Lihat Juga :