Hasto Sebut Serangan ke PDIP Punya Tujuan Ganggu Pemerintahan Jokowi

Jum'at, 26 Juni 2020 - 13:41 WIB
Atas dasar keyakinan yang sama, lanjut Hasto, kini pihaknya menempuh jalan hukum tersebut. "Indonesia itu milik semua, bukan milik sekelompok orang. Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin itu pemimpin yang selalu berdialog dan mendengarkan aspirasi rakyat. Serangan ke PDI Perjuangan punya tujuan lebih jauh, mengganggu pemerintahan Pak Jokowi. Untuk itu PDI Perjuangan menegaskan bahwa dialog dan musyawarah kita kedepankan, namun jangan uji kesabaran revolusioner kami." (Baca juga: PDIP Jaktim: Jangan Rusak Panji Kebesaran Kami, karena Kami Penguasa Takhta yang Sah ).

Hasto menegaskan, seluruh anggota dan kader PDIP itu satu komando. "Kami Nasionalis-Soekarnois yang selalu berjuang untuk bangsa dan negara. Kami dididik untuk mencintai negara ini lebih dari segalanya dan membangun persaudaraan sebagai saudara sebangsa dan setanah air, untuk Indonesia yang satu."

Dia juga mengatakan, seluruh kader PDIP terus berdisiplin. "Kita kedepankan semangat persaudaraan dan rekonsiliasi, sebagaimana ketika Ibu Megawati menyerukan 'Setop Hujat Pak Harto', meski rakyat tahu, bagaimana keluarga Bung Karno selalu dipinggirkan, namun rakyat selalu menempatkan sosok Bung Karno sebagai sosok pembebas, Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia."

Terakhir, Hasto menegaskan, bagi PDIP, politik itu menebar kebaikan dan membangun optimisme. "Prioritas utama kami saat ini adalah membantu rakyat akibat Covid-19," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!