FKPPI Didorong Ikut Berperan dalam Sistem Ketahanan Nasional
Rabu, 29 Juni 2022 - 21:54 WIB
Pada pendekatan Threat Base Preparation, FKPPI sebagai entitas bela negara harus senantiasa mencermati dan mewaspadai setiap kemungkinan ancaman yang dihadapi bangsa dan negara, termasuk ancaman militer. Dengan begitu, FKPPI mampu berperan sebagai early detection dan menyampaikan peringatan dini early warning sebagai masukan kepada otoritas terkait.
Melalui pendekatan Capability Base Preparation, FKPPI selain bisa menjadi komponen cadangan juga bisa berperan aktif membantu pemerintah dan TNI dalam pemberdayaan sumber daya nasional di masing-masing tingkatan organisasi FKPPI di seluruh wilayah Indonesia.
"Peran ini bisa dilakukan melalui kegiatan membantu pemerintah dalam Pembinaan Kesadaran Bela Negara dan membantu TNI dalam pelaksanaan binter (pembinaan teritorial), baik melalui metode Komunikasi Sosial (Komsos), Bhakti TNI, maupun Pembinaan Perlawanan Wilayah (Binwanwil)," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pakar FKPPI Mayjen (Pur) I Dewa Putu Rai menyampaikan keyakinannya bahwa FKPPI mempunyai kemampuan melaksanakan program bina teritorial dengan berbagai alasan. Antara lain, FKPPI merupakan entitas bela negara yang siap berjuang dan berkorban untuk bangsa dan negara tercinta.
Kemudian FKPPI, KBT, dan TNI mempunyai share values yang menjadi landasan yang sangat kuat dalam membangun hubungan dan kerja sama, FKPPI mempunyai modal sosial yang relatif sama dengan TNI, mempunyai hubungan emosional bahkan di masa lalu sempat mempunyai hubungan struktural dengan TNI, dan mempunyai struktur dan gelar organisasi sampai tingkat desa.
"Menggandeng FKPPI dalam pelaksanaan binter TNI, tentu bukan semata-mata untuk kepentingan pertahanan negara, tetapi juga ada kepentingan penguatan hubungan emosional antara TNI sebagai pembina dan FKPPI yang didasarkan pada kenyataan sejarah dan kesamaan komitmen. Seperti kita ketahui, sejak 1998, FKPPI tidak lagi memiliki hubungan struktural dengan TNI," paparnya.
Melalui pendekatan Capability Base Preparation, FKPPI selain bisa menjadi komponen cadangan juga bisa berperan aktif membantu pemerintah dan TNI dalam pemberdayaan sumber daya nasional di masing-masing tingkatan organisasi FKPPI di seluruh wilayah Indonesia.
"Peran ini bisa dilakukan melalui kegiatan membantu pemerintah dalam Pembinaan Kesadaran Bela Negara dan membantu TNI dalam pelaksanaan binter (pembinaan teritorial), baik melalui metode Komunikasi Sosial (Komsos), Bhakti TNI, maupun Pembinaan Perlawanan Wilayah (Binwanwil)," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pakar FKPPI Mayjen (Pur) I Dewa Putu Rai menyampaikan keyakinannya bahwa FKPPI mempunyai kemampuan melaksanakan program bina teritorial dengan berbagai alasan. Antara lain, FKPPI merupakan entitas bela negara yang siap berjuang dan berkorban untuk bangsa dan negara tercinta.
Kemudian FKPPI, KBT, dan TNI mempunyai share values yang menjadi landasan yang sangat kuat dalam membangun hubungan dan kerja sama, FKPPI mempunyai modal sosial yang relatif sama dengan TNI, mempunyai hubungan emosional bahkan di masa lalu sempat mempunyai hubungan struktural dengan TNI, dan mempunyai struktur dan gelar organisasi sampai tingkat desa.
"Menggandeng FKPPI dalam pelaksanaan binter TNI, tentu bukan semata-mata untuk kepentingan pertahanan negara, tetapi juga ada kepentingan penguatan hubungan emosional antara TNI sebagai pembina dan FKPPI yang didasarkan pada kenyataan sejarah dan kesamaan komitmen. Seperti kita ketahui, sejak 1998, FKPPI tidak lagi memiliki hubungan struktural dengan TNI," paparnya.
Lihat Juga :